Home / Banten Raya / Pemkot Cilegon Raih Predikat Baik Implementasi Smart City

Pemkot Cilegon Raih Predikat Baik Implementasi Smart City

CILEGON (FN) – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mendapatkan predikat baik dengan nilai 3,27 soal implementasi smart city dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo). Hal itu terungkap dalam bimbingan teknis (bimtek) tahap IV Gerakan Menuju 100 Smart City di Aula Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon, Jumat (11/10).

Hadir dalam acara bimtek, Walikota Cilegon Edi Ariadi, Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, jajaran pejabat eselon II, III, dan IV di Lingkungan Pemkot Cilegon, serta Tim Kemenkominfo.

Edi Ariadi menyatakan, implementasi Smart City juga menjadi salah satu program prioritas yang telah tertuang di Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4/2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Cilegon Tahun 2016 sampai 2021. 

Bahkan acuan smart city juga tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 106/2016 tentang Penyelenggaraan SPBE di Lingkungan Pemkot Cilegon.“Pemkot serius menuju smart city dan komitmen itu kami tuangkan dalam Perda serta Perwal,” ungkapnya usai melakukan penandatanganan komitmen Gerakan Menuju 100 Smart City, kemarin.

Edi Ariadi menjelaskan, berdasarkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Kota Cilegon mendapatkan kategori baik dalam hal implementasi smart city. Hal itu menunjukkan tingginya komitmen Pemkot Cilegon di dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.  “Dari 616 instansi yang dilakukan asessment oleh kementerian, hanya 13 % yang memiliki nilai dengan kategori baik, dan salah satunya adalah Pemkot Cilegon,” imbuhnya.

Edi Ariadi menyatakan, pihaknya juga telah memutuskan 3 quick wins yang menjadi trigger di dalam implentasi Cilegon Smart City, yaitu Gerakan Masyarakat Peduli Gizi Balita (Gempita) Beras Merah milik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kecamatan Citangkil, Selamat Datang Anandaku Tersayang, Akta kelahiran dan KIA untukmu (Senandungku) milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCS) dan yang terakhir Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan (Gempil), milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon.“Quick Wins ini hanya sebagian kecil dari inovasi-inovasi yang telah diluncurkan Pemkot Cilegon. Kerja keras seluruh OPD dalam menciptakan inovasi patut diapresiasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon, Achmad Jubaedi mengungkapkan, 3 quick wins tersebut nantinya akan menjadi program yang diekspose ke Kemenkominfo oleh Walikota Cilegon, Edi Ariadi secara langsung. Hasilnya, lanjut Jubaedi, jika dinilai bagus akan menjadi percontohan program smart city se-Indonesia.“Kami berharap 3 program tersebut akan menjadi salah satu percontohan program inovatif. Nantinya kami akan ekspose di kementerian,” paparnya. (Kominfo/red)’

Check Also

Ditsamapta Polda Banten Terus lakukan Patroli Dialogis Pada Masyarakat

SERANG (FN) – Direktorat Samapta Polda Banten Rutin melakukan patroli dan sambang Kamtibmas untuk menciptakan …