Bunga Desaku Jilid 4: Bupati Jember Dekatkan Layanan Publik dengan Ngantor di Desa Arjasa

oleh

Jember, Jawa Timur – Program unggulan Bupati Jember Muhammad Fawait, Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan (Bunga Desaku), kembali digelar pada 29-30 Agustus 2025 di Kecamatan Arjasa dan sekitarnya. Ini merupakan jilid keempat setelah sukses di Kecamatan Tanggul, Silo, dan Ambulu.

Selama dua hari satu malam, Bupati Fawait membawa seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung ke masyarakat dengan menginap di lokasi. Tujuannya adalah mendekatkan pelayanan publik sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.

Rangkaian kegiatan berlangsung maraton, meliputi pasar murah, cek kesehatan gratis, pembuatan izin usaha, perpustakaan keliling, serta layanan administrasi kependudukan. Selain itu, warga juga dapat mengakses pengusulan bantuan sosial, pendaftaran BPJS, konsultasi dan pembayaran SPPT PBB.

Tak hanya pelayanan administratif, Gus Fawait—sapaan akrab Bupati Jember—juga melakukan kunjungan ke guru ngaji, puskesmas, dan puskeswandu. Ia mengadakan pertemuan dengan RT/RW, memberikan santunan kepada anak yatim piatu, fakir miskin, dan kelompok rentan, serta menggelar apel kebangsaan.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Pemkab Jember, Adi Wijaya, menjelaskan bahwa Bunga Desaku menjadi wadah umpan balik masyarakat yang langsung dapat ditindaklanjuti oleh OPD teknis. “Tujuan utama program ini adalah membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah daerah dan masyarakat,” ujarnya.

Dipilihnya Kecamatan Arjasa sebagai lokasi Bunga Desaku jilid 4 juga untuk mengoptimalkan potensi wisata di wilayah utara Jember, seperti sendang dan objek wisata khas lainnya. “Potensi ini akan kami munculkan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat,” tambah Adi.

Diharapkan, program ini menjadi sarana efektif bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan harapan langsung kepada Bupati. Gus Fawait pun dapat memotret kondisi nyata di lapangan sekaligus menyampaikan program prioritas yang manfaatnya dapat langsung dirasakan warga.(Dilli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *