Caption: Bitcoin turun hingga US$93.000 akibat sentimen global dan faktor teknikal. Bittime mengajak investor manfaatkan momentum koreksi lewat diversifikasi dan strategi investasi terukur.
Jakarta, Fixsnews.co.id — Bitcoin kembali mengalami koreksi signifikan dalam sepekan terakhir dan sempat menyentuh kisaran bawah US$93.000. Penurunan harga ini turut dipengaruhi faktor teknikal serta perubahan ekspektasi makroekonomi global. Platform crypto exchange Bittime Indonesia menilai bahwa momen koreksi ini dapat menjadi peluang bagi investor untuk memperluas diversifikasi aset serta memperkuat strategi investasi jangka panjang.
Bitcoin sebelumnya berada di puncak harga sekitar US$125.000 pada Oktober 2025, namun kini terkoreksi hingga 10,57% dalam sepekan. Mengutip laporan The Economic Times, pelemahan terjadi akibat perubahan sentimen pasar global, khususnya terkait ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) yang kini semakin kecil. Kondisi ini menyebabkan tekanan jual besar pada aset kripto.
Indeks Fear and Greed pada kapitalisasi pasar Coinmarketcap juga menunjukkan level Extreme Fear, yang menandakan meningkatnya kecemasan investor dan likuidasi aset di pasar kripto. Secara teknikal, Bitcoin telah menembus level support penting sehingga zona rebound menjadi lebih rapuh.
CEO Bittime, Ryan Lymn, mengatakan bahwa volatilitas bukan hanya ancaman, tetapi juga peluang bagi investor yang ingin memulai atau memperkuat portofolio investasi mereka.
“Koreksi harga dapat menjadi momentum Begin Investing Today. Saat pasar melemah, justru ada peluang untuk memulai langkah kecil investasi kripto dan membangun strategi berkelanjutan,” jelas Ryan.
Ryan menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari perubahan kebijakan moneter hingga regulasi, Bittime berkomitmen menyediakan platform trading yang aman, cepat, transparan, dan efisien bagi generasi muda serta investor di Indonesia.
Dengan filosofi BIT: Begin Investing Today dan TIME: Trustworthy, Immediate, Minimized, Effortless, Bittime mendorong masyarakat untuk meningkatkan literasi keuangan serta memprioritaskan diversifikasi aset. Menurut Ryan, fondasi investasi yang kuat justru dibangun saat pasar menghadapi tekanan.
Bittime juga menekankan pentingnya pemahaman risiko bagi setiap pengguna. Investasi kripto mengandung risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga ekstrem, risiko kehilangan modal, likuiditas, potensi gangguan teknologi, dan perubahan regulasi.
“Edukasi adalah fondasi utama dalam menghadapi gejolak pasar. Investasi tidak hanya tentang mengejar keuntungan, tetapi juga melindungi aset yang dimiliki,” tegas Ryan.
Bittime mengimbau investor untuk selalu melakukan riset, memilah sumber edukasi yang terpercaya, dan berdiskusi dengan komunitas resmi seperti komunitas Bittime, guna mengambil keputusan investasi secara bertanggung jawab.(Ben)


















