Caption: Jasa Marga meninjau kesiapan jalur fungsional tol di DIY dan Jawa Tengah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Yogyakarta, Fixsnews.co.id– PT Jasa Marga (Persero) Tbk meninjau langsung kesiapan jalur fungsional di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah sebagai bagian dari persiapan mobilisasi masyarakat pada Libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026.
Peninjauan dilakukan oleh Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono bersama jajaran Direksi pada Kamis dan Jumat, 22–23 Januari 2026.
Rivan mengatakan, peninjauan bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur, aspek keselamatan, serta penguatan koordinasi lintas sektor menjelang pengoperasian jalur fungsional.
“Jasa Marga berkomitmen mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode Lebaran 2026 melalui kesiapan jalur fungsional, baik dari kondisi fisik jalan, fasilitas pendukung, maupun pengaturan lalu lintas,” ujar Rivan dalam keterangan pers yang diterima Fixsnews.co.id, Sabtu (24/1).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan, Direktur Lalu Lintas Polda DIY dan Polda Jawa Tengah, serta Direktur Utama Jasa Raharja M. Awaluddin.
Dua jalur fungsional yang disiapkan yakni Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer dan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.
Melalui anak usaha PT Jasamarga Jogja Solo, jalur fungsional Prambanan–Purwomartani diharapkan meningkatkan konektivitas Solo–Yogyakarta serta memangkas waktu tempuh Klaten–Yogyakarta dari sekitar 45 menit menjadi sekitar 20 menit, sekaligus mempermudah akses menuju kawasan wisata Candi Prambanan.
Sementara itu, jalur fungsional Ambarawa–Bawen yang dikelola PT Jasamarga Jogja Bawen terhubung langsung dengan Jalan Tol Trans Jawa Ruas Semarang–Solo dan dinilai strategis untuk mendukung distribusi arus mudik dan balik.
Rivan menyebut jalur ini akan menjadi alternatif bagi pemudik yang keluar dari Gerbang Tol Bawen menuju Magelang dan Temanggung, sehingga diharapkan mampu mengurangi kepadatan yang kerap terjadi di Exit Bawen saat Lebaran.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan kehadiran dua jalur fungsional tersebut diharapkan dapat memecah kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah DIY dan Jawa Tengah.
“Dengan jalur fungsional ini, skenario rekayasa lalu lintas seperti one way atau contraflow bisa diterapkan lebih efektif bila diperlukan,” kata Agus.
Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan menambahkan, DIY dan Jawa Tengah merupakan wilayah tujuan favorit saat Lebaran, sehingga pengoperasian jalur fungsional menjadi langkah penting untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas.
Seluruh persiapan pengoperasian jalur fungsional dilakukan dengan mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan mengutamakan aspek keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas.(red)


















