Wali Kota Tangerang: ASN Wajib Miliki Kemampuan Memerangi Tindak Pidana Korupsi

Tangerang, Fixsnews.co.id- Kemampuan memahami dan memerangi tindak pidana korupsi merupakan kemampuam yang wajib dimiliki oleh ASN. Hal itu disampaikan Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah saat secara daring menghadiri Pelatihan Anti Korupsi Angkatan I yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Senin (28/3/2022).

Arief mengatakan, dalam mengantisipasi tantangan ke depan, baik yang bersifat internal berupa tuntutan kinerja pelayanan publik yang semakin meningkat maupun eksternal berupa tuntutan daya saing global bangsa maka perlu dilakukan peningkatan mutu SDM aparatur yang menguasai konsep anti korupsi.
 
“Kemampuan ini dapat memberikan dampak yang baik bagi peningkatan efisiensi sumber daya yang dimiliki oleh negara sehingga alokasi pendanaan atau anggaran dapat disebar kepada sektor – sektor pembangunan lainnya,” ucap Arief.
 
“Peningkatan pemahaman pegawai tentang konsep anti korupsi merupakan hal yang penting dalam meningkatkan mutu pelaksanaan pembangunan dan ketercapaian kinerja pembangunan di Kota Tangerang,” tambahnya.
 
Arief juga berharap melalui program pelatihan anti korupsi ini, seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kota Tangerang mampu memahami konsep anti korupsi.
 
“Saya harap para ASN dapat menerapkan nilai – nilai anti korupsi dalam setiap prilakunya, dapat menjauhi dan menolak tindak pidana korupsi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,” harap Arief.
 
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini dilakukan mulai tanggal 28 – 31 Maret 2022
Peserta pelatihan ini adalah Pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dalam masing – masing OPD di lingkungan Pemkot Tangerang sebanyak 50 orang.
 
“Penyelenggaraan Pelatihan ini sebagai salah satu upaya  Pemerintah Kota Tangerang untuk senantiasa meningkatkan  kualitas sumber daya manusia secara terus menerus dengan  berbagai program dan pendekatan sesuai dengan  perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata dalam peningkatan pelayanan publik. (Awr)