Pemkot Tangerang Buka Usulan Rumah Tidak Layak Huni 2026, Target 1.000 Rumah Direhabilitasi

oleh

Caption: Pemkot Tangerang menargetkan rehabilitasi 1.000 Rumah Tidak Layak Huni pada 2026 dengan bantuan Rp30 juta per unit demi hunian sehat dan layak.

Kota Tangerang, Fixsnews.co.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan dapat merealisasikan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1.000 unit rumah sepanjang tahun 2026.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangerang dalam menyediakan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang, Decky Priambodo, menyampaikan bahwa proses pengusulan penerima manfaat RTLH telah dibuka melalui aplikasi SiData mulai 1 hingga 31 Januari 2026.

“Kami menargetkan tahun ini bisa menyasar 1.000 unit rumah di seluruh wilayah Kota Tangerang. Nilai bantuan rehabilitasi masih sama, yaitu sebesar Rp30 juta per unit,” ujar Decky, Rabu (14/1).

Ia menjelaskan, hingga pertengahan Januari 2026, jumlah usulan yang masuk telah mencapai 1.571 usulan, baik dari perangkat kewilayahan maupun unsur legislatif.

Decky menambahkan, program rehabilitasi RTLH telah dilaksanakan secara konsisten sejak tahun 2014 sebagai langkah konkret Pemkot Tangerang dalam mengurangi kawasan hunian tidak layak.

Tercatat, sepanjang 2014 hingga 2025, Pemkot Tangerang telah berhasil merehabilitasi sebanyak 10.656 unit rumah melalui program RTLH.

“Kami berharap program ini dapat terus berjalan sesuai target, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di hunian dengan kondisi tidak memadai,” tambahnya.

Selain memperbaiki kualitas tempat tinggal, Pemkot Tangerang berharap program rehabilitasi RTLH dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Pemkot juga memastikan proses seleksi dilakukan secara transparan dan tepat sasaran agar bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.(Awr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *