Caption: Harga emas XAUUSD berpotensi terkoreksi setelah gagal bertahan di atas resistance 4.417. Support 4.348 menjadi level penting bagi trader.
Jakarta, Fixsnews.co.id– Harga emas (XAUUSD) pada perdagangan Selasa (18/8/2026) diperkirakan masih bergerak volatil. Pelemahan dolar AS, berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed), dan meningkatnya permintaan aset safe haven memberikan dukungan terhadap emas. Namun, secara teknikal, harga berpotensi mengalami koreksi setelah gagal mempertahankan penguatan di atas resistance 4.417.
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai level 4.417 menjadi area krusial yang perlu diperhatikan pelaku pasar untuk menentukan arah pergerakan XAUUSD berikutnya.
Berdasarkan analisis teknikal pada time frame H4, harga emas sebelumnya berupaya melanjutkan kenaikan dengan menguji resistance kedua di level 4.417.
Namun, upaya tersebut belum menghasilkan breakout yang valid. Harga kembali bergerak di bawah level resistance setelah sempat menembusnya.
Kondisi tersebut menunjukkan terjadinya false break. Sinyal ini dapat menjadi indikasi awal bahwa kekuatan buyer mulai berkurang di area harga tinggi.
False break pada resistance penting menunjukkan pasar belum memiliki cukup tenaga untuk mempertahankan tren kenaikan.
Ketika harga gagal bertahan di atas resistance setelah breakout, seller berpeluang kembali mengambil alih momentum. Sebagian trader juga berpotensi melakukan aksi ambil untung setelah harga sebelumnya mengalami penguatan.
Menurut Geraldo Kofit, apabila tekanan jual semakin meningkat, harga emas (XAUUSD) berpeluang mengalami koreksi menuju support 4.348.
Level 4.348 menjadi area penting untuk melihat apakah buyer kembali masuk ke pasar atau tekanan bearish semakin kuat.
Respons harga ketika mencapai support tersebut akan menjadi salah satu indikator bagi trader untuk menentukan apakah pelemahan hanya merupakan koreksi sementara atau berpotensi berlanjut ke level yang lebih rendah.
Fundamental Masih Dukung Emas
Meski sinyal teknikal menunjukkan potensi penurunan, kondisi fundamental masih memberikan sejumlah katalis positif bagi emas.
Salah satunya berasal dari pelemahan dolar AS. Penurunan nilai dolar cenderung membuat emas lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang lain karena harga komoditas tersebut menjadi relatif lebih murah.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan permintaan dan membatasi tekanan jual terhadap XAUUSD.
Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed juga mengalami perubahan. Data ekonomi Amerika Serikat yang lebih lemah membuat pasar semakin mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.
Prospek kebijakan moneter yang lebih longgar dapat menjadi sentimen positif bagi emas karena menurunkan opportunity cost dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.
Ketegangan AS-Iran Jadi Perhatian
Perhatian investor juga masih tertuju pada perkembangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Meningkatnya ketegangan kedua negara serta ketidakpastian yang berkaitan dengan Selat Hormuz berpotensi meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dan pasar energi global.
Kondisi tersebut dapat mendorong investor meningkatkan eksposur terhadap aset safe haven untuk mengantisipasi risiko pasar.
Ketidakpastian mengenai Selat Hormuz juga memiliki implikasi lebih luas terhadap pasar komoditas. Jalur tersebut merupakan salah satu rute penting dalam perdagangan energi global.
Gangguan terhadap aktivitas pelayaran dapat memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak. Jika risiko geopolitik semakin meningkat, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas (XAUUSD) berpotensi ikut terdorong.
Dengan demikian, pergerakan harga emas berada dalam kondisi yang menarik karena terdapat dua sentimen berlawanan.
Fundamental cenderung memberikan dukungan melalui pelemahan dolar AS, ekspektasi suku bunga yang lebih rendah, dan meningkatnya permintaan safe haven.
Namun, analisis teknikal menunjukkan harga masih menghadapi hambatan di resistance 4.417 setelah terjadi false break.
Pelaku pasar juga perlu memperhatikan perkembangan data ekonomi Amerika Serikat dan komunikasi pejabat The Fed.
Data yang menunjukkan pelemahan ekonomi dapat semakin memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dan memberikan katalis positif bagi emas.
Sebaliknya, apabila data ekonomi kembali menunjukkan ketahanan yang lebih kuat, dolar AS berpotensi mendapatkan dukungan dan menambah tekanan terhadap harga emas.
Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat harga emas (XAUUSD) masih memiliki fondasi fundamental yang cukup kuat. Namun, dalam jangka pendek, peluang koreksi tetap terbuka.
Kegagalan mempertahankan harga di atas resistance 4.417 menjadi sinyal teknikal yang perlu dicermati.
Sementara itu, support 4.348 menjadi level utama yang berpotensi diuji apabila tekanan jual berlanjut.
Dengan kombinasi sentimen fundamental yang positif dan sinyal teknikal yang cenderung korektif, Geraldo Kofit menilai trader perlu menunggu konfirmasi pergerakan harga sebelum mengambil posisi.
Reaksi XAUUSD di sekitar level 4.348 akan menjadi kunci untuk melihat apakah pasar mampu kembali melanjutkan tren bullish atau justru memasuki fase koreksi yang lebih dalam.(Red)


















