Caption; Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengapresiasi program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemendikdasmen yang memberikan alokasi besar di Jawa Timur untuk perbaikan sekolah dan pemberdayaan ekonomi lokal.
BANGKALAN, Fixsnews.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mengapresiasi dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam menyalurkan alokasi besar program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Jawa Timur. Langkah ini dinilai strategis untuk mengatasi ketimpangan serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyatakan bahwa perbaikan fasilitas fisik sekolah memberikan dampak langsung dan harapan baru bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan sarana prasarana.
“Program Revitalisasi Satuan Pendidikan memberikan harapan dan manfaat bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan. Atas dukungan ini kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kemendikdasmen yang sangat luar biasa memperhatikan Kabupaten Bangkalan,” ujar Lukman Hakim, Minggu (20/9/2026).
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat melakukan kunjungan kerja ke Bangkalan pada Kamis (17/9/2026), menegaskan bahwa Bangkalan menjadi salah satu penerima alokasi revitalisasi terbesar di Jawa Timur. Penunjukan ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas.
“Meningkatnya bantuan revitalisasi untuk Kabupaten Bangkalan adalah wujud komitmen pemerintah pusat untuk mengatasi ketimpangan pendidikan. Kita awali dari pemerataan akses yang berkualitas, dan ke depan perbaikan fisik harus berkorelasi langsung dengan peningkatan mutu,” jelas Fajar Riza Ul Haq.
Selain membenahi infrastruktur pendidikan, program ini menerapkan skema swakelola dengan memberdayakan masyarakat sekitar. Rata-rata setiap proyek melibatkan 10 hingga 15 tenaga kerja lokal dan memanfaatkan material dari daerah setempat.
Skema pemberdayaan ini terbukti menggerakkan ekonomi warga. Pada tahun 2025 lalu, program revitalisasi Kemendikdasmen tercatat mampu menyerap lebih dari 200 ribu tenaga kerja di berbagai daerah.(Dilli)


















