oleh

Agar UMKM Bisa Masuk Pasar Eropa, Forsamik Kabupaten Tangerang Gandeng Kadin Komite Turki


Kabupaten Tangerang, fixsnews ,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mendorong saya saing produk UMKM agar dapat menembus pasa Eropa. Bersama Forum Usaha Mikro (Forsamik) Kabupaten Tangerang, Pemkab Tangerang menjalin kerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Turki. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Ketua Forsamik Kabupaten Tangerang dengan Kadin Indonesia Komite Turki.

Kepala Bidang Kemitraan dan Promosi Pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Parikin, Jum’at (24/12/2021) menyampaikan apresiasi kepada Kadin Indonesia Komite Turki atas kerjasama dengan Forsamik Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan produksi UMKM agar bisa masuk pasar Eropa.

“Saya mengapresiasi adanya kesepakatan ini karena dengan adanya MoU ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas UMKM di kabupaten Tangerang agar makin berdaya saing baik di tingkat nasional maupun global,” katanya.

Dia berharap Kadin terus bersinergi bersama Pemerintah Daerah, serta memiliki tanggungjawab bersama dalam meningkatkan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja baru di masyarakat melalui sektor UMKM.

Wakil dari Kadin Indonesia Komite Turki, Alfian mengatakan, UMKM saat ini sangat terdampak oleh COVID-19. Karena itu pihaknya terus berinovasi agar para UMKM selalu merasakan dampak positif dengan adanya kerjasama ini.

“Untuk itu Kadin Indonesia Komite Turki bersama dengan Forsamik Kabupaten Tangerang melakukan terobosan salah satunya yaitu membawa sampel produk dari Kabupaten Tangerang, dan mudah-mudahan bisa diterima oleh Turki baik secara teknis maupun secara legal (resmi),” jelasnya.

Adapun beberapa produk UMKM yang sudah masuk ke pasar Turki yaitu bir pletok, minuman lemon dan jahe. “Karena disana sedang memasuki musim salju, minuman yang berbahan rempah sangat digemari disana,” tuturnya.

Menurutnya, Kadin akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah karena Pemda merupakan pemberi kebijakan mulai dari perijinan hingga pembinaan. Selain itu pihaknya juga perlu mendapat pengawasan oleh seluruh elemen masyarakat seperti LSM, Anggota Dewan bahkan sampai wartawan juga sangat penting supaya bisa semakin baik. (by/01)

News Feed