Pengurus Forum Himata Dikukuhkan, Sekda Minta Himata Ubah Mindset Generasi Muda ke Arah Lebih Baik

Tigaraksa, Fixsnews. Co. Id- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meminta Forum Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) masa bakti 2022-2024 agar mampu mengubah mindset generasi muda ke arah yang lebih baik. Hal itu disampaikan Sekda saat menghadiri pengukuhan Pengurus Forum Himata masa bakti 2022-2024 di Gedung Darma Wanita Persatuan Kabupaten Tangerang, Ki Samaun Kota Tangerang.

Sekda Maesyal Rasyid memberikan selamat kepada pengurus baru dan mengucapkan terima kasih atas kiprah Himata yang telah dilakukan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat. Dan bisa segera melakukan rapat kerja untuk merumuskan program kerja dan kegiatan yang bukan hanya bertujuan untuk memperkuat keberadaan organisasi tapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Maesyal Rasyid, Selasa (29/03/2022).

Sekda meminta para mahasiswa untuk terus memberikan dampak positif, baik aspek ekonomi maupun sosial di tengah tengah lingkungan masyarakat dan terus bersinergi membantu pemkab Tangerang dalam melakukan pelayanan dan pembangunan di Tangerang raya pada umumnya.

“Seiring dampak globalisasi berkembang, mahasiswa harus terus mampu merubah mindset generasi muda ke arah yang lebih baik,” ujar Sekda yang akrab disapa Rudi Maesyal.

Ketua Umum Forum Himata Eka Mahatya Yudha menambahkan seiring perkembangan teknologi informasi masyarakat harus terus diedukasi tentang pentingnya tekhnologi informasi yang memiliki dua sisi positif dan negatif.

“Ke depan kita akan membantu masyarakat dan Pemkab Tangerang dalam penggunaan tekhnologi informasi untuk pelayanan publik,” kata pria yang disapa Yudha.

Menurut dia, masalah-masalah sosial di masyarakat memberikan pemahaman akan pentingnya menggunaan media sosial secara bijak dan peka terhadap segala kemungkinan yang ditimbulkan nantinya.

“Di era digitalisasi, media sosial membantu akan penyebaran informasi, tatapi jika penggunaannya melenceng dari etika akan berdampak negatif. Dan ini yang perlu kita edukasi,” ungkap Yudha.(Len)