PROBOLINGGO-Jatim | Fixsnews.co.id-Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Probolinggo berlangsung penuh kehangatan dan semangat kolaborasi. Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris (Gus Haris), mengajak seluruh serikat pekerja dan pengusaha untuk duduk bersama sebagai satu keluarga besar dalam mengawal kesejahteraan buruh di wilayah tersebut.
Acara yang dipusatkan di Alun-alun Kraksaan, Jumat (1/5/2026) pagi ini diawali dengan senam bersama di depan Rumah Dinas Bupati dan dilanjutkan dengan tasyakuran khidmat di Paseban Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Haris menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah memandang serikat buruh sebagai pihak yang harus ditakuti. Sebaliknya, kehadiran organisasi seperti KSPSI, Sarbumusi, SBMI, dan FSPMI dianggap sebagai mitra strategis untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak pada rakyat kecil.
“Atas nama pemerintah daerah, saya menitipkan nasib dan perjuangan para buruh kepada teman-teman serikat. Keberadaan serikat buruh ini adalah pengingat bagi kami di pemerintahan untuk terus memperhatikan kesejahteraan pekerja dengan cara yang baik dan bermartabat,” ujar Bupati Haris.
Menyikapi perkembangan Probolinggo menuju daerah industri, Bupati Haris menyampaikan kebijakan tegas mengenai penyerapan tenaga kerja lokal. Ia tidak ingin warga lokal hanya menjadi penonton di tengah menjamurnya pabrik dan investasi baru.
Visi Industrialisasi Probolinggo:
Prioritas Warga Lokal: Perusahaan diarahkan menyerap tenaga kerja asli Probolinggo dengan target 70 hingga 80 persen.
Keamanan Dokumen: Komitmen perlindungan hak pekerja, termasuk larangan keras bagi perusahaan menahan dokumen pribadi (ijazah/KTP) milik karyawan.
Kenyamanan Investor: Mengajak semua elemen menjaga kondusivitas daerah agar investor tertarik membuka lapangan kerja baru di kawasan industri.
Peringatan May Day ini juga diwarnai dengan penyerahan santunan klaim Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja oleh Bupati didampingi jajaran Forkopimda. Selain itu, Bupati memberikan penghargaan khusus kepada DPK APINDO Kabupaten Probolinggo atas prestasinya meraih peringkat lima terbaik se-Jawa Timur.
Di sisi lain, Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, mengapresiasi kedewasaan serikat pekerja dalam menjaga ketertiban wilayah.
“Serikat pekerja adalah bagian tak terpisahkan dari Kabupaten Probolinggo. Berkat peran aktif rekan-rekan, daerah kita tetap aman, damai, dan kondusif menuju masyarakat yang sejahtera,” tutur Kapolres Latif.
Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para buruh dan tamu undangan. Bupati Haris berharap momentum May Day menjadi pengingat berkelanjutan bagi semua pihak untuk istiqomah dalam memperjuangkan hak-hak dasar pekerja.
“Kita semua di sini adalah pekerja. Mari kita jalankan hak dan kewajiban kita dengan seimbang demi kemajuan Kabupaten Probolinggo yang kita cintai,” pungkas Gus Haris.(Dilli)


















