Pilkades Serentak Sidoarjo 2026 Diikuti 230 Calon Kades, DPMD Tekankan Kampanye Bermartabat

oleh

Caption: Pilkades Serentak Sidoarjo 2026 akan digelar di 80 desa dengan 230 calon kepala desa. DPMD Sidoarjo mengimbau kampanye berjalan santun, edukatif, dan bermartabat.

SIDOARJO-Jatim | Fixsnews.co.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Sidoarjo tahun 2026 memasuki tahapan penting. Sebanyak 230 calon kepala desa dipastikan akan bertarung di 80 desa yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sidoarjo, Probo Agus Sunarno, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat untuk ikut membangun desa melalui jalur demokrasi.

Menurutnya, seluruh tahapan Pilkades harus berjalan aman, kondusif, dan tetap mengedepankan etika politik di tingkat desa.

“Kami berharap seluruh tahapan kampanye dapat berlangsung santun, edukatif, dan bermartabat. Ini adalah pesta demokrasi tingkat desa, maka cara-cara yang dilakukan pun harus mencerminkan nilai-nilai luhur desa kita,” ujar Probo, Jumat (08/05/2026).

Selain menyoroti suasana kampanye, DPMD Sidoarjo juga menekankan pentingnya program kerja yang realistis dari para calon kepala desa.

Para kandidat diminta menyusun visi dan misi yang sesuai dengan kondisi riil desa, potensi wilayah, serta kebutuhan masyarakat setempat.

Poin Arahan DPMD Sidoarjo untuk Calon Kepala Desa:
-Program pembangunan harus realistis dan sesuai kemampuan anggaran desa.
-Mengoptimalkan potensi lokal desa, termasuk sektor ekonomi, pertanian, dan UMKM.
-Mengutamakan kebutuhan utama masyarakat serta solusi atas persoalan warga.

Probo menegaskan visi dan misi calon kepala desa jangan hanya berisi janji politik, tetapi harus memiliki arah pembangunan yang jelas dan dapat direalisasikan.

“Visi misi harus mengacu pada potensi desa serta kebutuhan nyata masyarakat. Jangan sampai apa yang ditawarkan melenceng dari apa yang benar-benar dibutuhkan oleh warga di tingkat bawah,” tegasnya.

Pilkades Serentak Sidoarjo 2026 diperkirakan menjadi salah satu agenda demokrasi desa terbesar di Jawa Timur karena melibatkan puluhan desa dan ratusan calon kepala desa secara bersamaan.(Dilli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *