Sanct Social Rilis Episode 6 di YouTube, Tampilkan Fitur Tambah Teman via Kode QR

oleh

Caption;Sanct Social rilis film pendek Episode 6 di YouTube, perlihatkan fitur tambah teman via pindai kode QR saat bertemu langsung di Jakarta.

JAKARTA, Fixsnews.co.id – Platform media sosial lokal khusus untuk sahabat dekat dan keluarga, Sanct Social, merilis episode keenam dari seri film pendeknya di YouTube. Film berjudul “Nice to meet you.” yang tayang pada Senin (12/10/2026) ini memperlihatkan keunikan utama Sanct Social, yaitu penambahan teman pertama yang wajib dilakukan secara langsung melalui pemindaian kode QR antarponsel.

Berlatar cerita Sabtu (10/10/2026) di Jakarta, film pendek ini menceritakan perjalanan Keisha yang menjemput dua temannya dari Singapura dan Malaysia, Dennis dan Rivani. Melalui film tersebut, Sanct Social memperagakan penggunaan tujuh fitur utamanya secara faktual di layar aplikasi nyata, mulai dari sistem penambahan lima teman pertama, polling interaktif, foto Stereoscopic yang bergerak saat ponsel dimiringkan, hingga panggilan suara yang dapat beralih ke panggilan video atas persetujuan penerima.

Pendiri Sanct Social, Sion Abednego, menjelaskan bahwa konsep dasar platform ini berfokus pada interaksi nyata antarmanusia di dunia fisik, bukan sekadar hubungan maya.

“Lima film kami bercerita tentang keluarga. Di film keenam kami memperlihatkan hal yang paling membedakan Sanct Social, dan hal itu tidak terjadi di layar, melainkan di antara dua orang yang berdiri berhadapan. Teman pertama di Sanct Social ditambahkan dengan bertemu langsung. Karena itu semua orang di ponselmu adalah orang yang benar-benar pernah kamu temui,” ujar Sion Abednego di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Sanct Social mengedepankan keamanan data dengan tidak menyediakan linimasa publik, bebas dari iklan, serta tidak menjual data pengguna kepada pihak ketiga. Saat ini, aplikasi gratis tersebut telah memiliki lebih dari 1.000 pengguna dan sudah tersedia untuk perangkat iPhone di App Store wilayah Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam empat bahasa.(Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *