PROBOLINGGO-Jatim | Fixsnews.co.id-Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Probolinggo bergerak cepat menyiapkan talenta terbaiknya untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2026. Seleksi tahap pertama resmi digelar di lapangan tenis Kecamatan Kraksaan, Minggu (15/2/2026).
Ajang seleksi ini menjadi filter awal bagi para atlet pelajar berusia 14 hingga 17 tahun untuk memperebutkan tiket menuju Kabupaten Ngawi, yang ditunjuk sebagai tuan rumah Popda Jatim tahun ini.
Sebanyak 16 atlet (9 putra dan 7 putri) menjalani serangkaian tes komprehensif untuk mengukur kesiapan tempur mereka. Seleksi ini tidak hanya melihat kemampuan bertarung, tetapi juga ketahanan fisik dasar.
Tahapan Seleksi Tahap I:
Tes Fisik Dasar: Meliputi lari VO2 Max, sprint 20 meter, lari angka delapan (shuttle run), serta sit up dan push up satu menit.
Uji Teknik: Penilaian terhadap akurasi dan keindahan gerakan dasar hingga teknik tendangan tingkat lanjut.
Uji Tanding (Sparring): Simulasi pertandingan antar atlet untuk melihat mentalitas dan strategi bertarung di atas matras.
“Hari ini seleksi gelombang pertama. Insya Allah bulan Mei nanti, pasca Ramadhan dan Idul Fitri, akan dilaksanakan gelombang kedua. Hasil keduanya akan kami komparasikan untuk menentukan siapa yang masuk Puslatkab,” jelas Ketua Pengkab TI Probolinggo, Puja Kurniawan.
Selain seleksi, TI Probolinggo juga menggelar Rapat Kerja (Raker) yang dihadiri perwakilan KONI Kabupaten Probolinggo. Fokus utama raker tahun ini adalah profesionalisme manajemen kepelatihan dan modernisasi sarana.
Pembaruan Alat Deteksi: Pengurus mendata perlengkapan pertandingan yang usang untuk diperbarui, terutama sistem sensor deteksi poin yang sangat krusial dalam taekwondo modern.
Try Out Luar Provinsi: TI Probolinggo merencanakan pengiriman atlet ke kejuaraan di luar Jawa Timur untuk mengasah mental bertanding di lingkungan yang berbeda.
Agenda UKT: Penetapan jadwal Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari jenjang karier atlet.
KONI Kabupaten Probolinggo memberikan rapor hijau atas konsistensi organisasi TI. Taekwondo dinilai sebagai cabang olahraga yang “sehat” karena rutin melakukan raker dan pembinaan berjenjang.
“Mudah-mudahan program ini menjadi fondasi kuat untuk meraih medali di Popda Ngawi 2026, sekaligus persiapan menuju Porprov Jatim 2027 di Surabaya,” ujar perwakilan KONI.(Dilli)


















