Cetak Sejarah Baru, KKMI Gelar Olimpiade MI Perdana Se-Kabupaten Pasuruan di Auditorium Mpu Sindok

oleh


PASURUAN-Jatim | Fixsnews.co.id-Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan mengukir lembaran sejarah baru dalam dunia pendidikan daerah. Untuk pertama kalinya, ajang bergengsi Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah Tingkat Kabupaten Pasuruan sukses digelar secara masif, melibatkan ratusan pelajar berprestasi dari berbagai lembaga madrasah negeri maupun swasta di seluruh wilayah kabupaten.

​Mencerminkan atensi tinggi pemerintah daerah terhadap pendidikan agama, babak final dan resepsi penganugerahan jawara diselenggarakan langsung di tempat sakral, Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (17/6/2026). Rangkaian kompetisi adu kecerdasan ini berlangsung ketat sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, dan ditutup dengan penyerahan penghargaan langsung oleh Bupati Pasuruan.

​Ketua KKMI Kabupaten Pasuruan, Hariyono, memaparkan bahwa antusiasme madrasah dalam mengikuti ajang perdana ini sangat luar biasa. Sistem kompetisi didesain dengan penyaringan berjenjang dari tingkat bawah guna menjaring mutiara akademik terbaik di bumi Pasuruan.

​Statistik dan Alur Penyaringan Olimpiade MI 2026:

​Fase Penyisihan Awal: Diikuti oleh lebih dari 200 peserta delegasi terbaik madrasah se-Kabupaten Pasuruan.
​Fase Final (Auditorium Mpu Sindok): Menyaring para peringkat terbaik di tingkat kecamatan (Juara I, II, dan III), sehingga menyisakan akumulasi 69 finalis.
​Klaster Kompetisi: Memperlombakan 6 Mata Pelajaran (Mapel) pilihan.
​Rasio Kejuaraan: Diambil 3 pemenang utama untuk setiap rumpun mata pelajaran, menghasilkan total 18 juara utama.
Kehadiran Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo (Mas Rusdi), di tengah para siswa-siswi madrasah membawa angin segar bagi iklim sosiologis pendidikan daerah. Selain memberikan trofi, Mas Rusdi secara spontan mengucurkan bonus tambahan berupa uang pembinaan senilai total Rp10 juta sebagai suntikan moral bagi para pemenang.

​Pesan Kebijakan Bupati Pasuruan:

​”Selamat kepada seluruh pemenang, semoga ilmunya terus bermanfaat dan prestasi yang diraih hari ini bisa konsisten dipertahankan untuk mengharumkan nama daerah. Bagi para finalis yang belum berhasil menjadi juara, saya minta jangan berkecil hati. Tetap semangat, belajar lebih keras, dan terus berlatih sampai kalian menjadi jawara yang sesungguhnya di masa depan.”

​Ketua KKMI, Hariyono, menambahkan bahwa tujuan utama dari perhelatan ini adalah memberikan ruang afirmasi akademik bagi anak-anak madrasah. Selama ini, potensi kecerdasan sains dan sosial siswa madrasah sangat bersaing, namun jarang mendapat panggung terpadu.

​Melalui momentum Olimpiade MI perdana ini, Pemkab Pasuruan bersama KKMI berkomitmen menjadikan agenda ini sebagai kalender akademik tahunan tetap. Langkah ini dinilai strategis untuk memetakan kualitas mutu pendidikan dasar sekaligus mencetak generasi emas Pasuruan yang unggul dalam iptek dan kokoh dalam imtaq.(Dilli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *