Bitcoin Terancam Jatuh ke Bawah US$ 80.000, Arus Masuk ke Bursa Capai 15.924 BTC

oleh

Caption: Bitcoin berada dalam fase rentan setelah arus masuk 15.924 BTC ke bursa meningkatkan tekanan jual. Investor kini menunggu apakah support kritis US$ 79.600 dapat bertahan untuk mencegah koreksi lebih dalam.

Jakarta, Fixsnews.co.id- Harga Bitcoin (BTC) kembali berada pada fase rawan setelah gagal mempertahankan momentum bullish di area resistance penting US$ 90.300. Menurut analisis terbaru, aset kripto terbesar ini berpotensi turun lebih dalam apabila tidak mampu mengembalikan kekuatan beli dalam waktu dekat.

Berbeda dari koreksi sebelumnya yang dipicu likuidasi leverage, tekanan kali ini berasal dari penjualan riil di pasar spot. Hal ini menandakan bahwa investor besar mulai merealisasikan keuntungan setelah reli panjang yang sempat membawa BTC ke level tinggi baru.

Data on-chain memperlihatkan bahwa dalam lima hari terakhir terdapat arus masuk sebesar 15.924 BTC—setara hampir US$ 1,43 miliar—ke berbagai bursa kripto. Lonjakan inflow seperti ini umumnya menjadi sinyal bahwa pelaku pasar bersiap melepas sebagian kepemilikan mereka.

Tekanan jual spot ini mempertegas pandangan bahwa pasar sedang memasuki fase konsolidasi, dengan potensi koreksi lebih dalam jika kondisi tidak membaik.

Secara teknikal, Bitcoin kini berada di antara dua zona utama:

Resistance krusial : US$ 90.300

Support utama : US$ 89.600 – US$ 79.500

Dalam zona tersebut terdapat level Fibonacci target di US$ 79.600, yang menjadi batas penentu apakah Bitcoin mampu menjaga struktur bullish jangka menengah.

Jika support US$ 79.600 tidak bertahan, pasar berpotensi membentuk “bottom” sementara baru di bawah US$ 80.000—sebuah level psikologis yang selama ini kuat dipertahankan.

Faktor Makro Masih Menekan

Para analis menilai kondisi pasar kripto saat ini sangat krusial. Di tengah optimisme terhadap adopsi aset digital dalam jangka panjang, faktor eksternal seperti penguatan dolar AS, kebijakan suku bunga bank sentral, dan tekanan risiko global masih bisa memperburuk sentimen jangka pendek.

Ketidakmampuan BTC menembus kembali level US$ 90.300 dikhawatirkan membuka peluang koreksi lanjutan.

Pantau Pergerakan Pasar Melalui Nanovest

Di tengah dinamika pasar yang semakin cepat, investor memerlukan akses informasi yang real-time dan terintegrasi. Pergerakan saham AS, aset kripto, hingga emas digital kini dapat dipantau langsung melalui aplikasi Nanovest.

Nanovest menjadi salah satu platform investasi yang aman bagi pemula hingga investor berpengalaman. Selain menyediakan berbagai aset kripto, aplikasi ini juga menawarkan perlindungan asuransi dari Sinarmas terhadap risiko cybercrime.

Nanovest telah berizin resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga legalitas dan keamanan pengguna terjamin.

Aplikasi Nanovest tersedia di Play Store dan App Store, sementara informasi lengkap dapat diakses melalui situs resmi nanovest.io.

Dengan tekanan jual yang masih tinggi dan kemungkinan koreksi lebih dalam jika support US$ 79.600 jebol, investor diimbau untuk memperketat manajemen risiko, menetapkan batas kerugian (stop-loss), menghindari over-leverage, dan terus memantau pergerakan pasar melalui platform tepercaya.(ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *