Mewakili Indonesia di Brazil: Arfiana Maulina Mengangkat Isu Sustainability di Industri Game

oleh

Caption:Arfiana Maulina Fatimah mewakili Indonesia dalam Game Jam Plus di Brazil dengan Beasiswa Penuh (Sumber: Dok. Pribadi/Arfiana Maulina)

Jakarta, Fixsnews.co.id– Arfiana Maulina, pendiri Yayasan Tirta Artha Asri WateryNation, berhasil mewakili Indonesia di ajang Game Jam Plus Final yang diselenggarakan di Rio de Janeiro, Brazil. Dalam kompetisi internasional ini, Arfiana mengangkat pentingnya keberlanjutan (sustainability) di industri game dan kreatif. Ia percaya bahwa menggabungkan isu lingkungan ke dalam pengembangan game adalah cara inovatif untuk menyampaikan pesan-pesan tentang krisis air, perubahan iklim, dan pelestarian lingkungan, terutama kepada generasi muda.

Arfiana merasa senang jika keberlanjutan dan industri kreatif dapat saling berkolaborasi untuk menciptakan dampak positif. Terbang seorang diri ke Brazil, Arfiana menunjukkan semangat generasi muda Indonesia yang berani tampil di panggung dunia dan membawa misi keberlanjutan. Melalui Yayasan Tirta Artha Asri WateryNation, ia terus mengedukasi anak muda tentang pentingnya air bersih dan keberlanjutan, serta mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Sebagai pemimpin Game Jam Plus Indonesia di bawah naungan Indie Games Group Indonesia, Arfiana berhasil meraih posisi teratas di Top 15 Penyelenggara Acara. “Aku senang banget kalau keberlanjutan bisa dipadukan dengan game dan industri kreatif. Karena game memiliki kekuatan storytelling yang luar biasa, kita bisa menyisipkan pesan-pesan lingkungan tanpa terkesan menggurui. Ini adalah cara kreatif untuk mengajak lebih banyak orang peduli lingkungan, khususnya anak muda,” ungkap Arfiana.

Perjalanan Arfiana ke Brazil juga menjadi bukti ketangguhan generasi muda Indonesia. Dengan beasiswa penuh, ia melintasi benua dan zona waktu, hadir sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia di Game Jam Plus Final. Momen ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga membuka jalan untuk kolaborasi lintas negara dalam membahas bagaimana industri kreatif dapat mendukung pencapaian SDGs.(Ben)