Syair Puitis Dokter Karel Dourman Saragih, TERDIAM MALAM

oleh

Penulis : Dokter Karel Dourman Saragih HS, SpPD. Sp JP, FIHA

TERDIAM MALAM

Berkabut asap Jakarta
Melaju rapat kendara lewat celah
Mencari jalan pulang

Di perempatan dua kelompok
Tukar pandang
Baju hitam
Orang kebanyakan
Siaga
Saling curiga

Hari berjalan lambat
Setiap detik mendetak jantung para politisi
Pendemo unjuk gigi
Ormas beraksi
Rebut posisi
Tragedi

Riak sungai Pati mulai mengalir
Mengisi ruang tersisa
Gelombang kejut
Guncangkan Tembok rapuh
Menara gading tempat adipati terisolasi

Buliran air mengarus jadi kali
Cari muara air mata
Banjir peluh dan amarah

Akankah jadi air bah menjebol tanggul?

Ojol berkumpul di barikade jalan
Awasi situasi
Kawal pendemo pulang sehabis aksi

Dikelilingi sengkuni
Oppurtunis
Ilusi
Delusi
Percaya diri
Distorsi Logika
Ditonton

Apakah masih sadar diri?

Kisah drama baru bermula
Jalan cerita di baliknya
Sutradara pengatur lakon
Risih
Strategi
Manipulasi

Silent majority simak
Penentu arah pemenangnya

Terdiam malam
Saksi bisu rezim nirempati
Akankah Reformasi kan kembali lagi?

Slipi270826
kareldhs_dr.k💐🥋🇮🇩

Dokter Karel Dourman Saragih HS, SpPD, SpJP, FIHA: Menyentuh Hati dan Jiwa Lewat Puisi

Sosok dr. Karel Dourman Saragih HS, SpPD, SpJP, FIHA dikenal luas sebagai dokter spesialis penyakit dalam, jantung, dan pembuluh darah yang berdedikasi tinggi dalam dunia medis. Namun, di balik profesinya yang sarat tanggung jawab itu, ia juga memiliki sisi lain yang tak kalah menginspirasi, seorang penyair yang menulis dari hati.

Karel Dourman mampu memadukan ketelitian ilmiah seorang dokter dengan kelembutan rasa seorang seniman. Dalam setiap puisinya, ia menuturkan kisah kehidupan, perjuangan, cinta, dan kemanusiaan — semuanya berangkat dari pengalaman nyata di dunia kesehatan.

“Menulis adalah bekerja untuk keabadian,” tutur dr. Karel Dourman dengan penuh keyakinan.

Saat pandemi COVID-19 melanda dunia pada tahun 2020, banyak tenaga kesehatan harus berjuang di garis depan. Namun, di tengah kesibukan dan tekanan besar itu, dr. Karel Dourman tetap menyalurkan kecintaannya terhadap dunia sastra.

Ia berhasil menerbitkan buku antologi puisi berjudul Refleksi Diri, sebuah karya yang lahir dari perenungan mendalam tentang kehidupan, kematian, dan harapan di masa pandemi.

“Pandemi bukan hambatan bagi saya untuk terus berkarya. Justru melalui menulis, saya menemukan ketenangan dan kekuatan baru. Saya tidak pernah merasa lelah maupun frustasi karena menulis adalah bekerja untuk keabadian, ” ungkap dr. Karel Dourman Hotman Saragih, Sp.PD, Sp.JP, FIHA saat ditemui Fixsnews.co.id, Minggu (17/4/2022).

Bagi Karel, seni dan sains bukan dua dunia yang terpisah, melainkan dua sisi yang saling melengkapi. Ia percaya bahwa puisi dapat menjadi terapi jiwa, membantu seseorang mengelola emosi dan menumbuhkan empati.

Melalui karya puisinya, ia menunjukkan bahwa dokter pun bisa menyentuh hati banyak orang tidak hanya dengan stetoskop, tetapi juga lewat kata-kata.

“Puisi adalah cermin jiwa. Ia menenangkan, menyembuhkan, dan memberi harapan,” ujarnya penuh makna.

Karya-karya dr. Karel Dourman menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan seni, menunjukkan bahwa keduanya dapat berpadu untuk memperkaya kehidupan manusia. Ia bukan hanya penyelamat nyawa, tetapi juga penyembuh jiwa melalui kekuatan sastra.

Dedikasi dan kreativitasnya membuktikan bahwa dokter pun bisa menjadi seniman, dan bahwa kata-kata bisa menjadi obat bagi penulisnya maupun pembacanya.(Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *