Caption: Pemkot Tangerang melalui Rapat Kewilayahan bulanan menyoroti kesiapsiagaan menghadapi puncak musim penghujan 2025. Pemerintah daerah menegaskan pentingnya mitigasi banjir, pemeriksaan infrastruktur, dan gotong royong warga menjaga kebersihan lingkungan.
Tangerang, Fixsnews.co.id— Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Rapat Kewilayahan Bulanan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono, sebagai wadah koordinasi sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh perangkat kewilayahan se-Kota Tangerang.
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Deni Koswara, menjelaskan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya antara pemerintah kota, kecamatan, dan kelurahan.
“Rapat kewilayahan merupakan agenda rutin setiap bulan untuk mengevaluasi program pelayanan publik di tingkat wilayah. Bulan ini kami memfokuskan pada pembenahan pengelolaan sampah, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), serta kesiapsiagaan menghadapi puncak musim penghujan,” ujar Deni selepas rapat di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Dalam rapat tersebut, Pemkot menekankan pentingnya memastikan kondisi infrastruktur pengendali banjir seperti turap, embung, drainase, pintu air, dan rumah pompa di seluruh wilayah agar berfungsi optimal. Deni juga menegaskan bahwa seluruh perangkat kewilayahan harus menyiapkan aksi mitigasi banjir serta pemeriksaan pohon rawan tumbang mengingat meningkatnya intensitas hujan dan angin kencang di akhir tahun.
“Kami mendorong setiap wilayah menyiapkan langkah mitigasi dengan memeriksa drainase, memastikan turap dan pompa berfungsi, serta menebang pohon yang berpotensi tumbang agar tak membahayakan masyarakat,” tambahnya.
Selain antisipasi teknis, Pemkot Tangerang juga mengajak masyarakat ikut aktif menjaga lingkungan melalui kerja bakti dan gotong royong.
“Kolaborasi warga sangat penting. Kami berharap masyarakat turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tidak tersumbat,” pungkas Deni.
Dengan langkah preventif dan koordinasi lintas sektor ini, Pemkot Tangerang menargetkan musim penghujan akhir tahun 2025 dapat dihadapi dengan aman dan terkendali.(Awr)


















