Tigaraksa, Fixsnews .co.id ,– Gangguan kesehatan di usia lanjut sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para lansia. Hal ini yang dialami oleh Rumiyati (53), yang telah merasakan manfaat menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurut putrinya, Nurul Hasanah (23), Ibunya sudah satu tahun terakhir mengeluhkan pusing dan lemas serta timbul luka di area kaki, yang membuatnya kesulitan berjalan dan beraktivitas.
“Saat ini saya tengah menemani Ibu control pasca operasi di Poli Penyakit Dalam, Metro Hospitals. Sebelumnya Ibu sudah lama mengeluhkan sakit, tetapi setahun terakhir semakin parah hingga akhirnya dirujuk ke Metro Hospitals. Dokter mendiagnosis Ibu mengalami diabetes dan perlu dioperasi, akibat dari luka yang ada di kaki nya semakin parah tidak kunjung sembuh. Karena ada faktor penyakit diabetes itu, makanya penyembuhan luka nya juga tidak sebentar,’’ ungkap Nurul, (10/2)2025).
Nurul merasakan betul manfaat dari Program JKN dalam perjalanan pengobatan Ibunya yang telah di diagnosis diabetes sejak 2023. Penyakit kronis ini memerlukan perawatan rutin dan berkelanjutan, tetapi dengan adanya Program JKN, keluarganya tidak lagi terbebani biaya pengobatan yang tinggi. Ibunya yang mengidap diabetes tidak membuat Rumiyati merasa khawatir akan biaya pengobatan. Justru, ia merasa sangat bersyukur karena selama menjalani perawatan, ia tidak mengeluarkan biaya sedikitpun.
“Sejak ada Program JKN, keluarga kami tidak lagi mengeluarkan biaya besar untuk pengobatan Ibu. Sebagai peserta JKN yang terdaftar dalam segmen mandiri, Nurul merasa tidak keberatan membayar iuran setiap bulan karena menurutnya hal itu sebanding dengan manfaat yang didapat jauh lebih besar. Kami sangat bersyukur dan optimis bahwa Ibu bisa terus mendapatkan pengobatan terbaik. Tanpa BPJS Kesehatan, saya dan keluarga pasti kesulitan untuk membayar biaya pemeriksaan setiap bulan yang pastinya saya merasa beruntung terdaftar sebagai peserta JKN,” ujar Nurul.
Selain kontrol rutin, dokter juga menyarankan kepada Nurul agar Ibunya dapat menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan memeriksa kadar gula darahnya secara mandiri di rumah. Dengan menjalani pola hidup sehat, diharapkan kondisi Ibunya tetap stabil dan terhindar dari komplikasi lebih lanjut. Dengan langkah ini, diharapkan kondisi kesehatan tetap stabil dan kualitas hidup tetap terjaga pada usia lanjut.
“Saya juga mengikuti saran dokter, bahwa selain menjalani pengobatan, menjaga pola hidup sehat juga sangat penting karena berpengaruh terhadap kondisi Ibu. Oleh karena itu, saya selalu mengingatkan Ibu untuk mengatur pola makan, menghindari makanan yang bisa meningkatkan kadar gula, serta rutin berolahraga ringan di rumah,” ujar Nurul.
Dengan berbagai manfaat yang telah dirasakannya, Nurul berharap agar Program JKN dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat luas. Menurutnya, Program JKN adalah bentuk perlindungan kesehatan terbaik bagi setiap individu, terutama saat menghadapi biaya pengobatan yang besar. Ia juga menambahkan dengan adanya Program JKN, keluarganya merasa lebih tenang karena biaya pengobatan yang besar dan terjamin.
“Saya dan keluarga sangat bersyukur sekali. Program JKN ini sangat membantu keluarga kami. Saya tidak bisa membayangkan betapa beratnya biaya pengobatan Ibu jika tanpa adanya Program JKN. Kalau bukan karena Program JKN, mungkin Ibu saya tidak bisa menjalani pengobatan rutin seperti sekarang. Semoga program ini terus berlanjut dan semakin ditingkatkan, sehingga dapat memberikan bantuan kepada lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Tentunya dengan menjadi peserta JKN, setiap orang memiliki perlindungan kesehatan yang lebih terjamin,” tutup Nurul. (***/01)


















