Latih Kemandirian dan Karakter Anak, Kota Pasuruan Gelar Uji Coba Program MBG Sistem Prasmanan

oleh

Caption; Kota Pasuruan mulai menguji coba penyajian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pola prasmanan di SD Islam guna meningkatkan selera makan dan melatih karakter siswa.

PASURUAN, Fixsnews.co.id – Uji coba (piloting project) pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pola penyajian prasmanan resmi digelar di SD Islam, Jalan KH Abdul Hamid Nomor 98B, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Kamis (8/10/2026).

Penerapan skema baru ini disambut antusias oleh para siswa. Sebelum mengambil makanan secara tertib, para siswa terlebih dahulu mendapatkan pengarahan dari para guru mengenai tata cara penyajian dan kewajiban menjaga kebersihan.

Kepala SD Islam, Novia, mengungkapkan bahwa pola prasmanan memiliki nilai positif yang signifikan terhadap nafsu makan anak-anak karena makanan yang disajikan relatif lebih segar.

“Sisi positifnya selera makan anak-anak bertambah. Tapi kekurangannya jam pelajaran terpotong,” ujar Novia.

Dukungan juga datang dari kalangan orang tua murid. Widia, salah satu wali murid, mengaku lebih menyukai pola prasmanan dibanding skema penyajian sebelumnya.

“Lebih pilih prasmanan, lebih fresh,” kata Widia.

Sementara itu, Kepala SPPG Polres Pasuruan Kota, Rudi, menjelaskan bahwa ada tiga sasaran utama yang ingin dicapai melalui skema prasmanan ini. Selain meningkatkan nafsu makan siswa, pola ini ditujukan untuk mengurangi limbah makanan serta melatih kemandirian dan karakter tertib anak sejak dini.

Pelaksanaan piloting project tersebut ditinjau langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arief Ardiansyah Prasetya, untuk memastikan kelancaran serta aspek higienis makanan.

“Melalui uji coba ini dapat dilihat bagaimana mekanisme prasmanan diterapkan kepada siswa. Tentunya yang tetap menjadi perhatian adalah kebersihan, keamanan makanan serta kelancaran proses penyajiannya,” tegas AKBP Arief Ardiansyah Prasetya.

Hasil dari uji coba ini nantinya akan dievaluasi secara menyeluruh guna menentukan efektivitas penerapan pola penyajian prasmanan MBG di sekolah-sekolah lain di wilayah Kota Pasuruan.

(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *