APBN Banten 2025 Berkinerja Positif, PNBP Lampaui Target dan Pajak Capai Rp70,22 Triliun

oleh

Caption: Kinerja APBN Banten 2025 dinilai solid. PNBP tumbuh 9,8 persen, pajak capai Rp70,22 triliun, dan kepabeanan lampaui target nasional.

BANTEN, Fixsnews.co.id —Kinerja APBN Provinsi Banten hingga 31 Desember 2025 tercatat berkinerja baik dan solid. Hal tersebut disampaikan para pimpinan Kemenkeu Satu Regional Banten dalam konferensi pers, Selasa (20/1/2026).

Paparan disampaikan oleh Lisbon Sirait (Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Banten), Aim Nursalim Saleh (Kepala Kanwil DJP Banten), Agustyan Umardani (Kabid Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Banten), serta Djanurindro Wibowo (Kepala Kanwil DJKN Banten).

PNBP Tumbuh 9,80 Persen

Lisbon Sirait menyampaikan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga akhir 2025 tumbuh 9,80%, dengan realisasi 149,15% dari target, jauh di atas capaian nasional 104%.

PNBP ditopang oleh Pelayanan pertanahan, Jasa kepelabuhanan, Pendapatan paspor, Jasa pendidikan dan Jasa pelayanan rumah sakit.

Realisasi Belanja Negara mencapai 96,28%, sedikit lebih tinggi dari nasional 95,30%, meski mengalami kontraksi 2,5%.

Rinciannya Transfer ke Daerah (TKD): Rp18,72 triliun (97,61%), Belanja K/L: Rp9,19 triliun (93,67%), Belanja Pegawai dan Bansos tumbuh positif. sementara Belanja Modal terkontraksi 3,01%, Belanja Barang terkontraksi 33,27%, dipengaruhi berakhirnya Pemilu 2024 dan kebijakan efisiensi anggaran.

Pajak Banten Terealisasi Rp70,22 Triliun

Sementara itu, Aim Nursalim Saleh melaporkan penerimaan pajak Banten mencapai Rp70,22 triliun atau 86,18% dari target APBN 2025.

Capaian per jenis pajak:

PPh Non Migas: 86,04%

PPN & PPnBM: 82,34%

PBB & BPHTB: 101,79%

Pajak Lainnya: 529,84%

Kontributor utama:

PPN DN (29,6%)

PPN Impor (26,6%)

PPh Badan (11,7%)

Kinerja tertinggi diraih KPP Pratama Pandeglang (111,30%), sedangkan pertumbuhan terbaik oleh KPP Pratama Tigaraksa (24,31%).


Kepabeanan dan Cukai Lampaui Target

Agustyan Umardani menyampaikan penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp14,62 triliun atau 105,48% dari target.

Rinciannya:

Bea Masuk: Rp10,07 triliun

Cukai: Rp3,47 triliun

Bea Keluar: Rp73,85 miliar

Neraca perdagangan Desember 2025 mencatat:

Ekspor: USD 1,04 miliar

Impor: USD 2,86 miliar.

DJKN: PNBP Aset Tembus 167,55 Persen

Djanurindro Wibowo melaporkan PNBP dari pengelolaan aset negara mencapai Rp144,69 miliar atau 167,55% dari target, tumbuh 49,22% yoy.

Kontributor utama:

PNBP Lelang: Rp75,72 miliar

PNBP BMN: Rp68,77 miliar

Nilai BMN di Provinsi Banten tercatat Rp122,78 triliun, dengan underlying asset sebesar Rp28,17 triliun.

Selain itu, DJKN juga menyalurkan hibah aset BMN senilai Rp157,70 miliar kepada pemerintah daerah di Banten untuk rumah susun MBR, fasilitas pendidikan, hingga infrastruktur jalan dan irigasi.(Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *