Jember-Jatim | Fixsnews.co.id-Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (gas melon), Pemerintah Kabupaten Jember melalui jajaran kecamatan langsung mengambil langkah cepat dan terukur.
Camat Jombang, Faris Jamal, Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M. melalui jajaran stafnya telah menginstruksikan untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan kondisi riil distribusi LPG 3 kg di masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat terhadap keluhan warga sekaligus memastikan tidak terjadi penyimpangan distribusi.
Upaya ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga LPG subsidi agar tetap tepat sasaran. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk distributor dan Pertamina, guna memastikan distribusi berjalan normal.
Sebagaimana diketahui, kelangkaan LPG 3 kg kerap dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat serta distribusi yang tidak merata, terutama pada momen tertentu. Pemerintah sebelumnya juga telah melakukan penambahan pasokan untuk mengatasi lonjakan kebutuhan di wilayah Jember.
Selain itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. LPG 3 kg merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga diharapkan penggunaannya tetap sesuai peruntukan.
Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan akan terus melakukan pengawasan intensif di lapangan. Jika ditemukan adanya praktik penimbunan, permainan harga, maupun distribusi tidak sesuai ketentuan, maka akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.
Dengan langkah cepat ini, diharapkan distribusi LPG 3 kg kembali stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik (Sofyan).

















