Caption: IFG menutup program IFG Goes to School 2026 di Bogor. Sebanyak 1.596 pelajar, guru, dan masyarakat mendapat edukasi literasi keuangan melalui peran guru.
BOGOR, Fixsnews.co.id– Indonesia Financial Group (IFG) menutup rangkaian program literasi keuangan IFG Goes to School (IGTS) 2026 melalui Festival Literasi Keuangan bertema “Guru Cerdas Finansial, Generasi Gemilang” yang digelar di Bogor. Program ini berhasil menjangkau 1.596 pendidik, pelajar, dan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi keuangan yang dijalankan para guru peserta.
Kegiatan puncak dihadiri sekitar 100 guru dan murid dari Sekolah Alam Bogor serta sejumlah sekolah di sekitarnya. Program IGTS 2026 merupakan hasil kolaborasi IFG bersama Jaringan Sekolah Alam Nusantara (JSAN), Sekolah Alam Bogor, dan Kummara.
Acara dibuka oleh Kepala Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) IFG, Firman Anindra, bersama Direktur Sekolah Alam Bogor, Okwan Himpuni. Kegiatan juga dihadiri Ketua Umum dan Pengurus Besar JSAN Husnan, Direktur Salam Ekosistem Agus Gusnul Yakin, serta CEO Kummara Eko Nugroho.
Program IFG Goes to School 2026 telah berlangsung sejak 25 April 2026 melalui berbagai tahapan, mulai dari kick off, seminar, bootcamp, hingga implementasi rencana aksi oleh para peserta.
Selama tiga pekan, para guru menyebarluaskan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, risiko finansial di era digital, serta pentingnya pengambilan keputusan keuangan yang bijak kepada siswa maupun masyarakat sekitar.
Festival Literasi Keuangan diawali dengan presentasi hasil implementasi program oleh 13 guru peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan talkshow dan sharing session dari peserta terbaik IGTS 2026 serta ditutup melalui permainan edukatif bertajuk “Susun Danaku” yang dilakukan secara berkelompok.
Dalam kesempatan tersebut, IFG juga memberikan penghargaan kepada sembilan peserta dan presenter terbaik atas kontribusi mereka dalam memperluas literasi keuangan di lingkungan pendidikan dan masyarakat.
Kepala Divisi TJSL IFG, Firman Anindra, menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah berperan aktif sebagai agen perubahan dalam meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat.
“Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman finansial generasi muda. Kami mengapresiasi dedikasi para peserta yang telah mengubah pengetahuan menjadi aksi nyata dan berhasil menjangkau 1.596 pendidik, pelajar, serta masyarakat,” ujar Firman.
Menurutnya, IFG akan terus mendorong berbagai program edukasi finansial guna menciptakan generasi yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan serta memiliki kesadaran terhadap risiko sejak usia dini.
Melalui IFG Goes to School 2026, IFG menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan literasi keuangan dan mendukung terbentuknya generasi muda yang melek finansial. Upaya tersebut juga sejalan dengan Asta Cita Nomor 4 yang menitikberatkan pada penguatan pendidikan dan literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul di Indonesia.(Red)


















