Caption: BRI Finance mencatat penurunan penarikan kendaraan sebesar 78,72 persen pada semester I 2026. Perseroan mengedepankan pendekatan persuasif dan solusi bagi debitur untuk menjaga kualitas pembiayaan.
JAKARTA, Fixsnews.co.id – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatat penurunan signifikan jumlah penarikan kendaraan sepanjang semester I 2026. Hingga Juni 2026, jumlah penarikan kendaraan turun 78,72 persen atau berkurang 152 unit dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan capaian tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengedepankan penyelesaian kewajiban debitur melalui pendekatan yang persuasif, humanis, dan berorientasi pada solusi.
“Penurunan ini mencerminkan upaya Perseroan dalam mengedepankan pendekatan persuasif dan solutif kepada debitur dalam penyelesaian kewajiban pembayaran. Kami selalu mengedepankan komunikasi yang baik dan mencari solusi terbaik sesuai kondisi debitur, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku serta prinsip perlindungan konsumen,” ujar Aditia Fakhri Ramadhani.
Menurutnya, BRI Finance secara konsisten mengutamakan komunikasi intensif dengan debitur melalui pengingat pembayaran secara berkala, dialog untuk memahami kondisi keuangan nasabah, hingga pembahasan berbagai alternatif penyelesaian sesuai kebijakan perusahaan.
Perseroan menegaskan bahwa penarikan kendaraan merupakan langkah terakhir yang ditempuh setelah berbagai upaya penyelesaian secara persuasif dilakukan.
Di tengah tantangan daya beli masyarakat yang masih menjadi perhatian, BRI Finance tetap optimistis terhadap prospek industri pembiayaan hingga akhir 2026.
Perusahaan akan terus mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan melalui penguatan sinergi dengan BRI Group, optimalisasi segmen pembiayaan yang potensial, serta penerapan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas pembiayaan.
Melalui strategi tersebut, BRI Finance berkomitmen menghadirkan layanan pembiayaan yang bertanggung jawab, memperkuat kualitas portofolio, sekaligus memberikan nilai tambah bagi nasabah dan seluruh pemangku kepentingan.(Ben)


















