Caption;Pemkab Jember mendesak Kemensos RI mengoptimalkan 9.815 kuota penerima bansos yang masih di bawah target serta mempercepat pemenuhan alat bantu disabilitas.
JEMBER, Fixsnews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mendesak Kementerian Sosial (Kemensos) RI mengoptimalkan penyaluran bantuan sosial (bansos) usai ditemukannya 9.815 kuota penerima manfaat yang masih berada di bawah target per Agustus 2026, Sabtu (26/9/2026).
Urgensi tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember, Lingga Diputra, usai menggelar kunjungan kerja dan koordinasi bersama Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) serta Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos RI di Jakarta.
Dalam pertemuan yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember Akhmad Helmi Luqman tersebut, Pemkab Jember mengusulkan agar kekurangan kuota dapat dioptimalkan hingga mencapai minimal 80 persen.
“Kami mendorong agar penambahan kuota ini tidak dilakukan secara bertahap, melainkan bisa diselesaikan sekaligus. Namun, pelaksanaannya tentu tetap menyesuaikan dengan kebijakan dan kondisi pembagian kuota bersama kabupaten lain,” ujar Lingga.
Selain penuntasan kuota bansos, koordinasi tersebut juga membahas pemenuhan alat bantu bagi penyandang disabilitas, termasuk tangan dan kaki palsu.
Dari total 49 usulan alat bantu yang diajukan Pemkab Jember, sebanyak 20 usulan telah masuk dalam prioritas atau desil penerima. Sementara 29 usulan lainnya masih memerlukan pemutakhiran data administratif agar tepat sasaran.
“Untuk 29 usulan yang belum masuk prioritas, masih diperlukan perbaikan dan pemutakhiran data administratif agar penerimaannya tepat sasaran,” jelas Lingga.
Tak hanya itu, Pemkab Jember turut memperjuangkan kebutuhan khusus kaki palsu berbahan carbon bagi atlet sepak bola disabilitas asal Jember yang telah berprestasi di tingkat internasional.
Mengingat spesifikasi teknis khusus dan biaya yang relatif tinggi untuk pembinaan atlet, Kemensos menyarankan Pemkab Jember melakukan koordinasi lintas kementerian bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Langkah koordinasi ini diharapkan dapat membuka dukungan penuh bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Jember, baik dalam pemenuhan alat bantu harian maupun pengembangan potensi di bidang olahraga.(Sofyan)

















