Caption; Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan program Sekolah Swasta Gratis 2026 senilai Rp68 miliar harus diiringi peningkatan mutu pendidikan dan akuntabilitas pengelolaan dana hibah.
TANGERANG, fixsnews.co.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pelaksanaan Program Sekolah Swasta Gratis/Setara Tahun 2026 harus dibarengi dengan peningkatan mutu pembelajaran, sarana dan prasarana, serta kompetensi para tenaga pendidik.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Bupati Maesyal saat membuka kegiatan Evaluasi Program Sekolah Swasta Gratis/Setara Tahun 2026 di Hotel Vega Gading Serpong, Senin (28/9/2026).
“Program sekolah gratis tidak hanya soal membebaskan biaya pendidikan. Harus dibarengi dengan peningkatan mutu pembelajaran, sarana dan prasarana, serta kompetensi para tenaga pendidik. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” tegas Bupati Maesyal.
Bupati mengungkapkan, keberadaan sekolah swasta memiliki peran strategis sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak di Kabupaten Tangerang.
“Sekolah swasta bukan sekadar pelengkap, tetapi mitra utama pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten Tangerang. Tanpa peran aktif sekolah swasta, pemerataan akses pendidikan tidak akan tercapai secara optimal,” ujarnya.
Pada tahun anggaran 2026, Program Sekolah Swasta Gratis mencakup 71 Sekolah Dasar (SD) dengan 9.676 siswa dan alokasi dana Rp13,98 miliar. Sementara untuk jenjang SMP, program mencakup 193 sekolah dengan 27.886 siswa dan alokasi anggaran mencapai Rp54,01 miliar.
Mengingat besarnya alokasi anggaran yang digelontorkan, Bupati Maesyal meminta seluruh pengelola lembaga pendidikan menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana.
“Pengelolaan dana harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta tepat sasaran. Kita ingin manfaat program ini benar-benar dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Dalam agenda evaluasi tersebut, dilakukan pula penyerahan berkas Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) hasil perbaikan kepada Tim Dinas Pendidikan. Bupati mengingatkan pentingnya ketertiban administrasi agar tidak menimbulkan kendala hukum di kemudian hari.
“Perbaikan berkas NPHD ini merupakan bagian dari tertib administrasi dan menjadi landasan hukum dalam penyaluran serta pertanggungjawaban dana hibah. Pastikan semua dokumen lengkap dan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administratif di kemudian hari,” tegasnya.
Bupati Maesyal turut mengapresiasi Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang terus mendampingi sekolah-sekolah dalam penyempurnaan dokumen administrasi program hibah tersebut.(Nan)


















