Tampilkan Reog Ponorogo Kolosal, SMK PGRI 05 Kencong Jadikan Carnaval Budaya Media Edukasi

oleh

Caption; Ratusan siswa SMK PGRI 05 Kencong menampilkan tari kolosal Reog Ponorogo di Carnaval Budaya Kencong Kota Tua 2026 sebagai sarana edukasi dan pelestarian budaya.

JEMBER, Fixsnews.co.id – Ratusan pelajar SMK PGRI 05 Kencong menyuguhkan seni pertunjukan Reog Ponorogo dalam tarian kolosal pada Carnaval Budaya Kencong Kota Tua 2026 di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Sabtu (26/9/2026).

Pertunjukan seni tradisional yang dikemas dalam sebuah cerita sejarah tersebut dihadirkan sebagai sarana edukasi sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai pelestarian budaya kepada masyarakat dan generasi muda.

Kepala SMK PGRI 05 Kencong, Saiful Anwar, menjelaskan bahwa konsep tarian kolosal ini dipilih agar partisipasi siswa dalam agenda tahunan tersebut memiliki nilai edukatif dan tidak sebatas kegiatan seremonial belaka.

“Pagelaran ini bertujuan mengedukasi masyarakat. Yang kami tampilkan tahun ini adalah cerita kolosal dari Ponorogo yang sudah mendunia dan wajib kita lestarikan. Selain itu, kita harus terus menampilkan dan nguri-nguri budaya,” kata Saiful Anwar di sela kegiatan carnaval, Sabtu (26/9/2026).

Saiful menambahkan, pengenalan seni budaya merupakan bagian integral dari proses pendidikan sekolah demi membentuk wawasan peserta didik serta menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Kami mengedepankan budaya. Di sekolah kami juga ada seni tari. Ini merupakan salah satu upaya agar anak didik memperoleh wawasan yang lebih luas, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal, sehingga dapat menunjang terciptanya sumber daya manusia yang lebih unggul,” jelasnya.

Ajang Carnaval Budaya Kencong 2026 ini diikuti oleh 11 kontingen peserta dari berbagai unsur dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Para peserta menempuh rute parade sepanjang 5 kilometer, dimulai dari Dira Shopping Center hingga garis finis di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, dengan disambut antusiasme warga di sepanjang jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *