Caption; BP Tapera memperluas sosialisasi Program KPR Sejahtera FLPP guna mendorong masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah pertama dengan suku bunga tetap dan tenor hingga 40 tahun.
JAKARTA,Fixsnews.co.id— Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus memperluas sosialisasi Program KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk mendorong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah pertama.
Upaya perluasan informasi ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari ASN, pekerja swasta, komunitas, hingga pekerja sektor informal melalui kegiatan tatap muka maupun daring.
Salah satu kegiatan sosialisasi diselenggarakan di Pelataran Makam Proklamator RI Mohammad Hatta, TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Selasa (15/9/2026), yang diikuti sekitar 210 peserta dari unsur PJLP, PPSU, perawat makam, hingga ASN Suku Dinas Pertamanan.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan bahwa KPR Sejahtera FLPP menghadirkan berbagai kemudahan, seperti suku bunga tetap, cicilan ringan, serta pilihan tenor pembiayaan hingga maksimal 40 tahun.
“Semua orang bisa punya rumah. Kami mengajak masyarakat yang masih mengontrak untuk mulai mencari informasi dan menghitung kemampuan, tanpa perlu menunggu penghasilan menjadi sangat besar,” ujar Heru di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Hingga 15 September 2026, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP secara nasional telah mencapai 148.712 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp18,50 triliun dari target 350.000 unit pada tahun 2026.
Untuk mempermudah pemantauan lokasi dan pengajuan, masyarakat dapat memanfaatkan platform SiKumbang (sikumbang.tapera.go.id) serta aplikasi Tapera Mobile guna melakukan simulasi angsuran dan konsultasi ke bank penyalur.
Selain rumah tapak, program FLPP juga menyediakan alternatif rumah susun (rusun) subsidi guna menekan angka backlog kepemilikan rumah di DKI Jakarta yang tercatat mencapai 39,36 persen pada tahun 2026.
Berdasarkan Kepmen PKP No. 1721/KPTS/M/2026, kisaran harga rusun subsidi di Jakarta berada pada angka Rp13 juta hingga Rp14,5 juta per meter persegi, dengan estimasi angsuran mulai Rp3,43 juta per bulan untuk unit tipe 45 meter persegi dengan tenor 40 tahun.(Ben)


















