PASURUAN-Jatim | Fixsnews.co.id-Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman Bapak Halim di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Selasa sore (3/3/2026). Di tengah kesibukan renovasi desa, para prajurit Satgas TMMD ke-127 Kodim 0819/Pasuruan melepas lelah dengan duduk bersila bersama warga untuk menikmati hidangan berbuka puasa yang sederhana namun khidmat.
Momentum ini membuktikan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2026 tidak hanya terpaku pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga membangun ikatan batin yang kuat dengan masyarakat setempat.
Di sela-sela kegiatan, perwakilan Bintal Korem 083/Baladhika Jaya, Serka Su’in, menekankan bahwa bulan suci Ramadan menjadi sarana terbaik untuk memperkuat aspek spiritual sekaligus sosial dalam penugasan.
Pembinaan Mental: Selain bekerja di lapangan, prajurit juga fokus pada penguatan iman dan persaudaraan.
Lebih dari Sekadar Pekerjaan: Hubungan yang terjalin antara TNI dan warga Wonosari kini telah bergeser dari sekadar hubungan kerja menjadi hubungan kekeluargaan yang erat.
Simbol Persatuan: Duduk di satu meja makan yang sama menjadi simbol nyata bahwa TNI lahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat.
”Momentum Ramadan ini adalah sarana mendekatkan prajurit dengan masyarakat. Hubungan kami tidak sebatas pembangunan fisik, tapi hubungan hati,” ujar Serka Su’in.
Kehadiran Satgas TMMD di meja-meja makan warga memberikan kesan mendalam bagi masyarakat Desa Wonosari. Bapak Darmawan, salah seorang warga, mengaku bersyukur desanya menjadi sasaran program ini.
Poin Positif di Mata Warga:
Teladan Gotong Royong: Kehadiran TNI memberikan contoh nyata bagi generasi muda desa tentang arti pengabdian tanpa pamrih.
Dampak Luas: Warga merasakan manfaat ganda, yakni perbaikan fasilitas umum (jalan paving, musholla, RTLH) sekaligus suasana desa yang lebih hidup dan religius.
Kebersamaan yang Hangat: Tradisi buka bersama ini dianggap sebagai bentuk penghargaan TNI terhadap keramah-tamahan warga desa.
Hingga awal Maret 2026, Satgas TMMD terus mengebut beberapa target fisik utama di Desa Wonosari, antara lain:
Rehabilitasi RTLH: Perbaikan rumah warga agar lebih layak dan sehat.
Infrastruktur Jalan: Pemasangan paving blok untuk akses transportasi yang lebih baik.
Sarana Ibadah: Perbaikan dan pengecatan musholla desa agar nyaman digunakan untuk tarawih.(Dilli)


















