Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan Tampil di BTN Indonesia Fashion Week 2026

oleh

Caption: Jasa Marga memfasilitasi lima UMKM binaan mengikuti BTN Indonesia Fashion Week 2026 di Jakarta untuk memperluas pasar, memperkuat daya saing produk lokal, dan mendorong UMKM menembus pasar global.

Jakarta, FIXSNEWS.CO.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memfasilitasi lima pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya untuk mengikuti BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.

Partisipasi tersebut merupakan implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jasa Marga yang berfokus pada pemberdayaan UMKM serta pelestarian warisan budaya Indonesia melalui promosi produk unggulan Wastra Nusantara.

Lima mitra binaan yang difasilitasi terdiri atas empat pelaku usaha batik, yakni Batik Giat Mandiri Madura, Batik Sae Nadhilah, Batik Firda, dan Batik Dewi Febyta, serta satu pelaku usaha kerajinan kulit, Alghifari Leather.

Keikutsertaan dalam ajang fesyen nasional tersebut menjadi peluang strategis bagi para pelaku UMKM untuk memperluas akses pasar, memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus meningkatkan daya saing agar mampu menembus pasar internasional.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mengatakan, peran perusahaan tidak hanya menghadirkan layanan infrastruktur jalan tol, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

“Dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi promosi, Perseroan berharap para pelaku usaha dapat terus berkembang, naik kelas, dan menjadi representasi kualitas produk Indonesia di pasar global,” ujar Rivan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sekaligus Presiden BTN Indonesia Fashion Week 2026 Poppy Dharsono mengatakan tema “Ulos Simetria” yang diusung pada IFW 2026 menjadi pengingat penting bagi industri mode Indonesia untuk menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi.

Menurut Poppy, tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga harmoni antara nilai budaya, perkembangan industri kreatif, dan daya saing di tingkat global.

BTN Indonesia Fashion Week 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat negara dan pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan DPR RI dan DPD RI, Menteri Perdagangan, Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri UMKM, Menteri Sosial, Direktur Network & Retail Funding PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Rully Setiawan, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara Kahiyang Ayu, pemerintah daerah, asosiasi, serta pelaku industri fesyen nasional.

Selain mendukung sektor fesyen, Jasa Marga juga konsisten memfasilitasi UMKM binaan di bidang kuliner. Sebelumnya, perusahaan mengikutsertakan tiga mitra binaan, yakni Sinjaya, Handong, dan Samloen Sedap Rasa, dalam Pesta Wirausaha Bekasi 2026 yang berlangsung pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Pakuwon Mall Bekasi.

Melalui ajang tersebut, para pelaku UMKM memperoleh kesempatan mempromosikan produk unggulan secara langsung kepada masyarakat sekaligus mengikuti berbagai program pengembangan usaha.

Jasa Marga menilai keikutsertaan UMKM dalam berbagai pameran dan forum bisnis merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses pasar, memperkuat jejaring bisnis, serta meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *