Menuju Seleksi Jatim, Bupati Gus Haris Bakar Semangat Empat Delegasi Paskibraka Probolinggo

oleh

​PROBOLINGGO-Jatim | Fixsnews.co.id-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat mematangkan persiapan para pelajar terbaiknya. Empat Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten (Capaskab) diberikan gemblengan intensif berupa latihan kesamaptaan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) ekstra di Alun-Alun Kraksaan, Sabtu hingga Minggu (16-17/5/2026).

​Latihan taktis yang menggandeng instruktur profesional dari personel TNI ini digelar khusus sebagai bekal bertarung dalam ajang seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur.

​Agenda latihan pada Minggu (17/5/2026) sore terasa istimewa. Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris (Gus Haris), hadir langsung di tengah lapangan untuk meninjau progres latihan sekaligus membakar semangat para delegasi muda tersebut.

​Bupati Gus Haris meminta para peserta untuk menanamkan rasa bangga dan menjaga fokus penuh selama masa karantina seleksi, mengingat mereka memikul mandat besar membawa nama baik daerah.

​“Selamat berjuang dalam seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur. Tetap semangat, jaga konsentrasi, dan ikuti seluruh arahan instruktur dengan disiplin tinggi. Optimis, semoga dari formasi ini ada yang mampu melangkah jauh hingga ke tingkat nasional,” tutur Gus Haris memberikan motivasi.

​Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo, Dany Indra Rudianto, menjelaskan bahwa keempat pelajar yang dikirimkan ini merupakan murni hasil rekomendasi dan evaluasi ketat dari Tim Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur pada 13 Mei kemarin.

​Daftar Utusan Kabupaten Probolinggo:

​Luqman Ubaidilla F (SMKN 2 Kraksaan)
​Adib Prastya Putra (SMAN 1 Kraksaan)
​Cantika Maharani (SMKN 1 Kraksaan)
​Ela Safitri (SMAN 1 Paiton)
​Dany menambahkan, intervensi latihan tambahan ini sangat krusial mengingat peta persaingan di level Jawa Timur sangat kompetitif. Penguatan difokuskan pada tiga aspek utama: ketahanan fisik (endurance), mentalitas antiputus asa, serta presisi teknik baris-berbaris.

​“Kami sengaja melibatkan instruktur TNI agar pembentukan kedisiplinan dan penguatan fisik berjalan secara intensif dan terukur. Target utama kami adalah meningkatkan daya saing mereka, sehingga saat seleksi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 22-24 Mei nanti, mereka sudah dalam kondisi puncak (peak performance),” pungkas Dany.(Dilli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *