Pria di Gondangwetan Pasuruan Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Setelah Dua Hari Tak Terlihat

oleh

Caption:Warga Desa Karangsentul, Gondangwetan, Pasuruan digegerkan penemuan seorang karyawan swasta bernama Handy Harsono (40) meninggal di kamar mandi rumahnya setelah dua hari tak terlihat beraktivitas.

PASURUAN, Fixsnews.co.id – Warga Dusun Terate II, Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya, Selasa dini hari (19/5/2026).

Korban diketahui bernama Handy Harsono (40), seorang karyawan swasta. Korban ditemukan warga sekitar pukul 01.46 WIB dalam posisi terduduk di lantai kamar mandi rumahnya.

Sebelum ditemukan meninggal, warga mulai curiga karena korban tidak terlihat keluar rumah maupun beraktivitas selama dua hari terakhir.

Didorong rasa penasaran, seorang warga bernama Amri kemudian memeriksa kondisi rumah korban. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar mandi.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Kepala Desa Karangsentul, Seram, yang kemudian meneruskan informasi itu ke Polsek Kebon Candi.

Mendapat laporan warga, personel Polsek Kebon Candi bersama perangkat desa segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi guna mensterilkan area dari kerumunan warga.

Kapolsek Kebon Candi, AKP Topo Utomo, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan sesuai prosedur kepolisian.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas kami langsung mendatangi dan mengamankan TKP, mencatat identitas para saksi di lokasi, serta berkoordinasi secara intensif dengan Tim Identifikasi Polres Pasuruan Kota,” ujar AKP Topo Utomo.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik puskesmas setempat menuju RSUD R. Soedarsono Kota Pasuruan untuk menjalani visum luar.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menyatakan tidak menemukan adanya benda maupun barang mencurigakan di sekitar kamar mandi.

Sementara itu, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil visum dari tim medis. Pihak keluarga disebut telah mengikhlaskan kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi menyeluruh dengan menandatangani surat pernyataan resmi di hadapan petugas. (Dilli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *