JEMBER-Jatim | Fixsnews.co.id-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember tengah menjadi sorotan tajam di media sosial. Sejumlah warga mengeluhkan kualitas makanan yang dinilai kurang layak, kandungan gizi yang minim, hingga dugaan ketidaksesuaian menu dengan pagu anggaran yang telah ditetapkan.
Menanggapi kegaduhan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) meminta masyarakat tidak hanya sekadar beropini di media sosial, tetapi melaporkannya secara resmi melalui kanal pengaduan Wadul Gus’e.
Gus Fawait menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember membutuhkan data valid di lapangan untuk melakukan evaluasi dan tindakan tegas terhadap pihak pengelola yang nakal.
Poin-poin yang harus dilaporkan masyarakat:
Lokasi Kejadian: Alamat sekolah atau wilayah penerima manfaat.
Identitas Pengelola: Nama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Kepala Dapur yang bertanggung jawab.
Bukti Visual: Foto atau keterangan mengenai kondisi makanan yang dianggap tidak layak.
“Tolong dikirim dengan jelas. Pastikan kami bisa melakukan pemanggilan kepada kepala dapur, bahkan kepada yayasannya agar memudahkan pemberian teguran,” ungkap Gus Fawait, Kamis (26/2/2026).
Bupati tidak main-main dalam menjaga kualitas gizi bagi anak-anak di Jember. Ia telah menyiapkan skema sanksi bagi SPPG yang terbukti tidak menjalankan program sesuai standar operasional:
Pemanggilan & Teguran: Klarifikasi kepada pengelola dapur terkait kualitas bahan makanan.
Rekomendasi Penutupan: Jika pengelola masih membandel dan kualitas makanan tidak kunjung membaik, Pemkab Jember akan memberikan rekomendasi sanksi berat.
“Kalau dirasa masih tidak bisa (memperbaiki kualitas), maka kami akan memberikan rekomendasi untuk ditutup,” tegas Gus Fawait.
Ramainya perbincangan di media sosial mencuatkan kekhawatiran bahwa anggaran MBG tidak terserap sepenuhnya untuk kualitas bahan pangan. Melalui sistem pelaporan ini, Pemkab Jember berkomitmen untuk:
Memastikan setiap porsi makanan memenuhi standar kalori dan gizi seimbang.
Mengawasi transparansi penggunaan anggaran oleh pihak ketiga atau SPPG.
Menjaga kesehatan siswa sebagai investasi jangka panjang peningkatan IPM di Jember.(Dilli)


















