Caption:Wabup Probolinggo, Fahmi AHZ, melakukan sidak ke Pasar Semampir memantau stok dan harga sembako menjelang Lebaran 2026. Hasilnya, stok aman, harga relatif stabil, kecuali cabai rawit.
PROBOLINGGO, Fixsnews.co.id– Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ, melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, Senin (9/3/2026) pagi, untuk memantau stok dan harga sembako menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kegiatan ini digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) dengan melibatkan jajaran lintas sektoral, termasuk BPS Kabupaten Probolinggo dan sejumlah Kepala OPD terkait.
Rincian harga komoditas pangan di Pasar Semampir:
| Komoditas | Harga Satuan | Keterangan |
| —————— | ————– | ———– |
| Beras Premium 25kg | Rp372.500 | Rp14.900/kg |
| Beras Medium | Rp12.800/kg | Stabil |
| Gula Pasir | Rp16.500/kg | Stabil |
| Minyak Kita | Rp17.500/liter | Tersedia |
| Daging Sapi | Rp130.000/kg | Stabil |
| Daging Ayam | Rp43.000/kg | Mulai naik |
| Telur Ayam | Rp30.000/kg | Stabil |
| Bawang Merah | Rp30.000/kg | Aman |
| Bawang Putih | Rp29.000/kg | Aman |
| Cabai Rawit | Rp92.000/kg | Naik |
Wabup Fahmi AHZ menegaskan kondisi stok pangan di Probolinggo aman, dengan kenaikan harga masih wajar, kecuali cabai rawit yang mengalami lonjakan.
“Alhamdulillah, stok aman dan harga relatif stabil. Kenaikan paling mencolok hanya pada cabai rawit,” kata Wabup Fahmi.
Pemkab Probolinggo siap melakukan intervensi pasar bila harga melonjak tidak terkendali untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.
Kepala BPS Kabupaten Probolinggo, Lilik Hariyanti, menyebut tingginya harga cabai rawit akibat pola tanam petani yang mempertahankan tanaman tua menjelang Lebaran, sehingga pasokan berkurang. Ia juga mengingatkan untuk mewaspadai kenaikan harga daging ayam dan sapi menjelang Hari Raya.
Selain pasar tradisional, tim gabungan memeriksa toko modern di Kraksaan, fokus pada masa kedaluwarsa dan kelayakan kemasan produk makanan dan minuman. Hasil pantauan menunjukkan semua produk aman dikonsumsi.
(Dilli)


















