Tol Serang-Panimbang Buka Akses, Tanjung Lesung Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Banten

oleh

Caption:Gubernur Banten Andra Soni mendorong Tanjung Lesung menjadi penggerak ekonomi pariwisata. Investasi kawasan kini tembus Rp2,5 triliun.

BANTEN, Fixsnews.co.id— Gubernur Banten Andra Soni mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor pariwisata, investasi, dan konektivitas.

Andra Soni menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan PT Banten West Java (BWJ) Tourism Development di Kantor Gubernur eks BLKI Serpong, Kota Tangerang Selatan, Rabu (19/8/2026).

Menurut Andra, pengembangan KEK Tanjung Lesung diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan dan investasi, tetapi juga memberikan dampak terhadap pembangunan serta perekonomian masyarakat di kawasan sekitar.

“Kami berharap KEK Tanjung Lesung dapat langsung memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di daerah sekitar Tanjung Lesung,” ungkap Andra Soni.

Andra menilai potensi pariwisata Banten perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi daerah.

Pengembangan tersebut, kata dia, membutuhkan dukungan konektivitas dan infrastruktur yang memadai.

Salah satu infrastruktur yang dinilai penting adalah Jalan Tol Serang-Panimbang yang nantinya akan beroperasi hingga Panimbang.

“Tol Serang-Panimbang jika sudah beroperasi hingga Panimbang, ini tentunya juga menjadi salah satu daya dukung infrastruktur menuju Tanjung Lesung dan destinasi wisata lainnya,” imbuhnya.

Dengan akses yang semakin terbuka, Andra berharap investasi sektor pariwisata terus berkembang dan memberikan dampak lebih luas bagi wilayah sekitar Tanjung Lesung.

“Bahkan saat ini kita terus menggaungkan, liburan ke Banten saja, ini juga selaras dalam upaya kita dalam meningkatkan kunjungan pariwisata ke Provinsi Banten,” sambungnya.

Investasi Tanjung Lesung Tembus Rp2,5 Triliun

Presiden Direktur PT BWJ Tourism Development Purnomo Siswoprastijo mengatakan pihaknya terus mengembangkan KEK Pariwisata Tanjung Lesung, termasuk melalui investasi di sektor pariwisata.

Menurut Purnomo, penyelesaian Jalan Tol Serang-Panimbang akan memberikan dampak positif terhadap investasi di Tanjung Lesung dan kawasan sekitarnya.

“Dan ke depan, dengan selesainya jalan tol Serang-Panimbang, tentunya ini akan menimbulkan lagi perkembangan untuk investasi di bidang pariwisata di kawasan Tanjung Lesung ini dan juga tentunya akan mendongkrak kawasan-kawasan di sekitarnya,” ujarnya.

Purnomo menyebut nilai investasi yang telah dikerjakan badan usaha pengelola bersama sejumlah investor di kawasan Tanjung Lesung telah mencapai lebih dari Rp2,5 triliun.

Investasi tersebut juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja.

“Hingga tahun ini, sekitar 6.500 tenaga kerja telah terserap dalam berbagai kegiatan dan even yang diselenggarakan di Tanjung Lesung,” jelasnya.

Pemprov Banten Dorong Promosi Wisata

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Ely Susiyana mengatakan Pemprov Banten terus mendukung pengembangan KEK Pariwisata Tanjung Lesung melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta.

Menurut Ely, pengembangan Tanjung Lesung juga diarahkan untuk mengubah top of mind wisatawan agar Banten menjadi salah satu tujuan utama wisata.

“Ini adalah salah satu KEK pariwisata tertua sebetulnya dan memang ini kita dorong karena harapan Pak Gubernur ke depan kita merubah top of mind-nya para calon wisatawan, agar tujuannya sekarang ke Banten aja,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Banten Virgojanti mengatakan minat investasi sektor pariwisata, khususnya di Tanjung Lesung, mulai menunjukkan peningkatan.

Indikatornya terlihat dari nilai investasi, serapan tenaga kerja, hingga tingkat okupansi perhotelan di sekitar kawasan.

Virgojanti menilai Jalan Tol Serang-Panimbang akan menjadi salah satu sarana penting untuk mendorong perekonomian di sepanjang jalur tol maupun kawasan KEK Pariwisata Tanjung Lesung.

“Yang lebih penting lagi Bapak Gubernur tadi menyampaikan sebentar lagi jalan tol Serang-Panimbang seksi 3 akan selesai. Insya Allah mudah-mudahan kalau sesuai dengan jadwal diperkirakan 2027 seluruh seksi selesai,” ujarnya.

Ia juga mendorong pengelola kawasan Tanjung Lesung mempersiapkan fasilitas, melakukan pembenahan dan renovasi, serta memperkuat promosi untuk menyambut peningkatan akses wisatawan.

“Kita juga melihat tren realisasi investasi pada sektor pariwisata cukup baik di Provinsi Banten,” katanya.(Ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *