TPK Semarang Hibahkan 10 Engine Caterpillar untuk Pendidikan Vokasi

oleh

Caption:TPK Semarang hibahkan 10 unit engine Caterpillar C6.6 ACERT untuk pendidikan vokasi. Program TJSL mendukung praktik belajar siswa SMK dan perguruan tinggi teknik.

SEMARANG,Fixsnews.co.id– PT Pelindo Terminal Petikemas melalui TPK Semarang menyalurkan 10 unit engine Caterpillar tipe C6.6 ACERT kepada institusi pendidikan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini mendukung penguatan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas SDM di bidang teknik, alat berat, dan kemaritiman.

Engine yang dihibahkan merupakan barang sisa pemeliharaan non-aset yang telah diperiksa dan tidak dapat digunakan lagi operasional, namun masih memiliki nilai edukatif tinggi. Setiap unit diperkirakan bernilai Rp30–50 juta untuk kebutuhan praktik dan pelatihan teknis.

Terminal Head TPK Semarang, I Nyoman Sutrisna, menyampaikan bahwa program TJSL Hibah Engine ini merupakan wujud sinergi nyata antara dunia industri dan dunia pendidikan. “Pemanfaatan engine non-aset ini kami harapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi institusi pendidikan, khususnya dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan standar dan kebutuhan industri saat ini. Ini merupakan bagian dari kontribusi TPK Semarang dalam menyiapkan SDM unggul dan siap kerja,” ujarnya.

Hibah engine disalurkan ke SMKN 1 Semarang, SMK Muhammadiyah 2 Semarang, SMK Perintis 29 Semarang, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, dan Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo. Engine ini dapat digunakan untuk pengenalan sistem mesin, perawatan, hingga analisis komponen secara langsung.

Tanggapan positif disampaikan oleh Silahuddin dari SMK Negeri 1 Semarang, Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan TPK Semarang terhadap dunia pendidikan vokasi. “Hibah mesin dari Pelindo Semarang ke SMK Negeri 1 Semarang merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pendidikan vokasi dan meningkatkan kualitas SDM Siswa SMK 1. Hibah engine diesel Caterpillar ini sangat membantu meningkatkan kemampuan siswa SMK Negeri 1 Semarang,” ungkapnya. Hal senada disampaikan oleh Asti Hanani dari SMK Muhammadiyah 2 Semarang. Menurutnya, hibah engine tersebut akan memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah. “Engine ini akan kami manfaatkan sebagai media praktik bagi siswa agar mereka memiliki pemahaman teknis yang lebih aplikatif. Kami berterima kasih kepada TPK Semarang atas kepedulian dan dukungannya terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi,” ujarnya.

Program TJSL TPK Semarang menegaskan komitmen berkontribusi berkelanjutan bagi masyarakat melalui pengembangan SDM yang kompeten dan mendukung penguatan ekosistem logistik nasional.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *