Wujudkan Kolaborasi “Pentahelix”, Mas Adi Gandeng Tiga Perguruan Tinggi untuk Akselerasi Pembangunan Kota Pasuruan

oleh

​KOTA PASURUAN-Jatim | Fixsnews.co.id-Pemerintah Kota Pasuruan mempertegas komitmennya dalam melibatkan dunia akademik sebagai pilar pembangunan daerah. Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga perguruan tinggi terkemuka, yakni Universitas PGRI Wiranegara, Universitas Merdeka Pasuruan, dan Universitas Yudharta Pasuruan, Rabu (29/4/2026).

​Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergi antara kebijakan pemerintah dengan basis riset serta keilmuan dari kampus guna mempercepat kemajuan Kota Pasuruan.

​Dalam sambutannya, Mas Adi menegaskan bahwa tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks memerlukan kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan bahwa konsep pembangunan masa kini harus mengacu pada sinergi berbagai pihak atau yang dikenal dengan Pentahelix.

​“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kampus. Di dalam kerja sama ini, terdapat proses transfer ilmu pengetahuan, penguatan nilai sosial, hingga akselerasi ekonomi,” ujar Mas Adi.

​Menurut Wali Kota, perguruan tinggi bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan motor penggerak daerah. Aktivitas akademik di kampus memberikan dampak ganda (multiplier effect) yang signifikan:

​Kualitas SDM: Mencetak lulusan lokal yang kompeten untuk mengisi kebutuhan industri dan birokrasi di Pasuruan.
​Ekonomi Kerakyatan: Keberadaan mahasiswa menggerakkan sektor UMKM, rumah kos, hingga jasa transportasi di sekitar kampus.
​Inovasi Kebijakan: Kampus menjadi laboratorium untuk merumuskan solusi atas persoalan sosial dan lingkungan di masyarakat.
​Lebih lanjut, Mas Adi mengingatkan agar penandatanganan MoU ini tidak hanya menjadi dokumen formalitas di atas kertas. Ia menuntut adanya implementasi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

​“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti secara administratif. Harus benar-benar diimplementasikan dalam bentuk program konkret, seperti pengabdian masyarakat yang tepat sasaran, riset untuk solusi daerah, hingga program magang bagi mahasiswa di lingkungan pemerintahan,” tuturnya.

​Dengan sinergi yang lebih erat, Pemerintah Kota Pasuruan optimistis pembangunan daerah akan lebih terukur, inovatif, dan inklusif dengan dukungan pemikiran kritis serta akademis dari perguruan tinggi mitra.(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *