Caption: Pemprov Banten mendorong Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah melalui Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2026. ASN diharapkan berperan aktif mendampingi pendidikan anak dan memperkuat pengasuhan keluarga.
SERANG, Fixsnews.co.id – Pemerintah Provinsi Banten mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam pendidikan anak melalui Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah. Gerakan tersebut ditujukan khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten pada momentum pembagian rapor kenaikan kelas.
Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 28 Tahun 2026 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandi, pada 11 Juni 2026.
Surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 14 Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, serta surat Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Banten terkait dukungan pelaksanaan program tersebut.
Sekda Banten Deden Apriandi mengatakan, kehadiran ayah saat pengambilan rapor menjadi bentuk nyata keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan anak.
Menurutnya, momentum tersebut penting untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan sekaligus memberikan dukungan moral terhadap perkembangan belajar anak.
“Ini sebagai upaya untuk mendorong penguatan peran ayah dalam meningkatkan pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini,” kata Deden di Kota Serang, Jumat (12/6/2026).
Ia menjelaskan, gerakan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang berkualitas sekaligus mempersiapkan generasi emas Indonesia di masa depan.
“Itu juga sebagai bentuk upaya kita semua guna membangun keluarga berkualitas dan generasi emas serta diharapkan menjadi simbol perubahan budaya pengasuhan di Indonesia, dari yang semula terpusat pada peran ibu menjadi kolaboratif dan setara,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, ASN yang memiliki anak pada jenjang PAUD hingga SMA sederajat diminta menyesuaikan dengan jadwal pembagian rapor di sekolah masing-masing.
Selain terlibat langsung, para ASN juga diharapkan mengajak keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar untuk berpartisipasi dalam gerakan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Kepada seluruh ASN diharapkan dapat mengedukasi keluarga, kerabat, dan tetangga untuk berpartisipasi dalam gerakan tersebut, sehingga bisa berjalan secara masif,” kata Deden.
Melalui gerakan ini, Pemprov Banten berharap keterlibatan ayah dalam pendidikan anak semakin meningkat sehingga tercipta pola pengasuhan yang lebih kolaboratif antara ayah dan ibu dalam mendukung tumbuh kembang anak.(Ded)


















