Kota PASURUAN-Jatim | Fixsnews.co.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem perkotaan yang inklusif dan ramah terhadap seluruh kelompok usia. Langkah afirmatif ini ditekankan dalam agenda Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Pasuruan, Rabu (24/6/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi, jajaran kepala perangkat daerah, organisasi kepengurusan lansia, serta ratusan perwakilan lanjut usia dari berbagai kelurahan di Kota Pasuruan. Peringatan ini tidak hanya menjadi panggung apresiasi sosial, tetapi juga instrumen penyaluran jaring pengaman sosial dari anggaran daerah.
Dalam arahannya, Mas Adi menekankan bahwa parameter keberhasilan pembangunan indeks pembangunan manusia (IPM) tidak hanya diukur dari produktivitas generasi muda, melainkan juga dari derajat kesehatan, kemandirian, dan kebahagiaan para warga senior di masa tua.
Tiga Indikator Utama Kota Ramah Lansia Pasuruan:
Kesehatan & Aktivitas Sosial: Penyediaan program layanan kesehatan preventif-promotif berkala serta fasilitasi ruang ekspresi seni budaya untuk menjaga kebugaran kognitif lansia.
Infrastruktur Inklusif: Komitmen penyediaan fasilitas publik dan aksesibilitas ramah lansia guna mendukung mobilitas yang aman di lingkungan perkotaan.
Kemandirian & Ketangguhan: Mendorong peran lansia sebagai agen moral dan inspirasi sosiologis yang menularkan energi positif bagi ketahanan keluarga urban.
Mas Adi mengingatkan bahwa tata kelola kota yang nyaman tidak bisa dibebankan secara tunggal kepada birokrasi pemerintahan. Diperlukan rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat dari seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengawal program-program inklusi.
Pernyataan Strategis Wali Kota Pasuruan:
“Yang paling utama dalam peringatan HLUN ini adalah bagaimana kita terus mendorong terwujudnya lansia yang tangguh. Lansia yang tangguh akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang tumbuh dan maju. Kota Pasuruan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab bersama. Mari kita bangun sinergi agar kota ini semakin maju, inklusif, dan nyaman bagi semua kalangan.”
Apresiasi tinggi juga disampaikan jajaran eksekutif kepada seluruh elemen pendamping di tingkat akar rumput, mulai dari aparatur kecamatan, kelurahan, hingga organisasi sosial keagamaan yang konsisten memberikan penguatan holistik kepada para lanjut usia. Pemkot Pasuruan berharap melalui momentum HLUN 2026 ini, potret lansia Kota Pasuruan dapat terus bertransformasi menjadi potret warga senior yang sehat, aktif, mandiri, dan bahagia (SMART). (Adi)


















