Jembatan Garuda Resmi Beroperasi, Warga Patrasana Lebih Mudah Beraktivitas

oleh

Caption: Jembatan Garuda di Desa Patrasana, Kresek, Kabupaten Tangerang, resmi beroperasi dan mempermudah akses warga menuju sekolah, pasar, dan fasilitas kesehatan.

TANGERANG — Jembatan Garuda di Kampung Dukuh, Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, resmi beroperasi dan mempermudah akses warga menuju sekolah, pasar, serta fasilitas kesehatan.

Peresmian jembatan dilakukan secara terpusat dan daring pada 23 Agustus 2026. Kegiatan tersebut digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia dengan mengusung tema “Negara Hadir Untuk Rakyat”.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas desa sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan.

Di Kecamatan Kresek, kegiatan dipusatkan di Kampung Dukuh RT 012 RW 004. Peresmian diikuti jajaran Koramil 07/Kresek dan Kodim 0510/Tigaraksa.

Kasrem 052/Wijayakrama Kolonel Inf Ato Sudiatna, S.I.P., hadir mewakili Danrem 052/Wijayakrama. Ia didampingi unsur Forkopimcam, Polres, Pemerintah Kecamatan Kresek, Pemerintah Desa Patrasana, serta tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Kasrem di lokasi. Acara kemudian dilanjutkan telekonferensi nasional yang menghadirkan paparan Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., sambutan Presiden Prabowo Subianto, hingga dialog virtual bersama Presiden.

Perwakilan Korem 052/Wijayakrama mengatakan pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan.

“Pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi menjadi simbol kolaborasi pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran negara diharapkan dapat dirasakan masyarakat hingga pelosok melalui akses yang lebih baik, mobilitas yang lancar, serta peningkatan kualitas hidup.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan nasional tidak boleh hanya berorientasi pada proyek-proyek besar, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Presiden turut mengapresiasi dedikasi TNI dan Polri dalam mendukung pembangunan serta menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menghadirkan manfaat nyata melalui infrastruktur yang berkualitas.

Program Jembatan Garuda merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, terutama daerah yang selama ini menghadapi kendala akses transportasi.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perdagangan, serta mempermudah akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Bagi warga Desa Patrasana, Jembatan Garuda menjadi penghubung strategis untuk aktivitas sehari-hari. Selain meningkatkan keselamatan perjalanan, jembatan tersebut diharapkan ikut mendorong roda ekonomi lokal melalui akses yang lebih efisien.

Kegiatan peresmian berakhir pukul 11.49 WIB dalam kondisi aman dan tertib.

Sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut agar pembangunan infrastruktur serupa dapat dirasakan warga di wilayah lain yang masih menghadapi keterbatasan akses.(Nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *