Caption; Sebanyak 750 pecatur dari berbagai daerah bertanding dalam Open Chess Tournament Nasional 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-1097.
PASURUAN, Fixsnews.co.id – Sebanyak 750 pecatur dari berbagai penjuru tanah air memadati halaman Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Sabtu (26/9/2026). Ratusan peserta tersebut bertanding dalam ajang Open Chess Tournament Nasional yang digelar selama dua hari (26–27 September 2026) untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097.
Turnamen berskala nasional ini menyedot perhatian publik lantaran diikuti oleh 52 pecatur bergelar master, mulai dari Master Nasional (MN), Candidate Master (CM), hingga International Master (IM). Para peserta berkompetisi di berbagai kategori, yaitu Umum, Veteran, serta Pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan bahwa olahraga catur mengajarkan ketelitian, kesabaran, dan konsekuensi dari setiap keputusan—hal yang sejalan dengan prinsip pembangunan daerah.
“Dalam catur, setiap langkah memiliki konsekuensi dan setiap bidak memiliki peran. Kami sangat optimistis turnamen besar ini akan melahirkan Candidate Master (CM) baru yang asli dari Kabupaten Pasuruan,” ujar Bupati Rusdi Sutejo dalam sambutan tertulisnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan, Mohammad Agus Masyhady, menyebut catur sebagai olahraga unik yang memadukan seni mengolah pikir dan strategi pengambilan keputusan. Pihaknya optimistis ajang ini menjadi sarana mengasah bakat sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-atlet nasional.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat menekankan bahwa kejujuran dan kedisiplinan bertanding jauh lebih utama dibandingkan sekadar hasil menang atau kalah.
“Menang atau kalah itu urusan belakangan. Yang utama adalah kejujuran, kedisiplinan, dan sportivitas. Kita berharap dari Kabupaten Pasuruan ada bibit atlet catur yang bisa tembus ke tingkat nasional,” kata Samsul.
Samsul menambahkan, kejuaraan ini merupakan kelanjutan komitmen dari turnamen catur yang sempat sukses digelar pada Maret 2026 lalu.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Turnamen Henry Sulfianto memberikan apresiasi atas pencapaian Candidate Master (CM) Astirof asal Jawa Timur yang sukses meraih medali perunggu pada kejuaraan di Tiongkok. Kehadiran figur inspiratif tersebut diharapkan memicu motivasi pecatur muda Pasuruan untuk menembus panggung prestasi internasional.
Penyelenggaraan Open Chess Tournament 2026 ini tidak hanya menjadi panggung adu taktik ratusan pecatur tanah air, tetapi juga menegaskan komitmen Kabupaten Pasuruan sebagai basis pembinaan olahraga berprestasi. (Dilli)

















