Caption: Pemkab Probolinggo mematangkan skema rekayasa lalu lintas dan uji coba Jembatan Bailey jelang penutupan Jembatan Pajarakan KM 119+320. Pengguna jalan mendapat akses tol gratis 14 hari.
PROBOLINGGO, Fixsnews.co.id— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama Satlantas Polres Probolinggo, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, dan pengelola jalan tol menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) serta simulasi rekayasa lalu lintas jelang perbaikan Jembatan Pajarakan KM 119+320, Kamis (1/10/2026).
Rakor di Kantor Kecamatan Pajarakan yang dilanjutkan peninjauan lapangan ini bertujuan memitigasi potensi penumpukan kendaraan di jalur pantura nasional. Penutupan total jembatan diperkirakan berlangsung selama 81 hari, mulai 1 Oktober hingga 22 Desember 2026.
menyiapkan pengoperasian Jembatan Bailey (darurat) khusus kendaraan roda dua dan roda empat dengan batasan kapasitas serta ketinggian muatan tertentu.
Selain itu, hasil diplomasi Pemkab Probolinggo dan Pemprov Jatim menyepakati pembukaan akses jalan tol gratis selama 14 hari pertama guna mengurai kepadatan kendaraan jarak jauh. Pemasangan rambu petunjuk dan portal penyeleksi ditempatkan di Simpang Randupangger, Exit Tol Kraksaan, hingga Exit Tol Paiton.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Probolinggo, M. Sjaiful Efendi, menegaskan bahwa simulasi lapangan penting dilakukan untuk mengevaluasi titik-titik krusial sebelum penutupan penuh diberlakukan.
“Rakor dan uji coba ini merupakan bagian penting dari upaya mitigasi risiko agar keamanan pengguna jalan tetap terjaga dan potensi kemacetan di jalur pantura dapat dikendalikan semaksimal mungkin selama pengerjaan konstruksi,” ujar Sjaiful.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto, menyampaikan bahwa insentif tol gratis selama dua minggu merupakan wujud pengawalan intensif Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, bersama Dinas PU Bina Marga Jawa Timur.
Di sisi lain, jajaran Kepolisian menyatakan kesiapannya dalam mengawal kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalur vital nasional tersebut.
“Satlantas Polres Probolinggo siap memberikan dukungan penuh dengan menyiagakan personel di titik-titik krusial demi memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalur vital nasional ini,” terang pihak kepolisian.
Dengan skema rekayasa lalu lintas, pengoperasian Jembatan Bailey, serta insentif akses tol gratis, Pemkab Probolinggo optimistis proses rehabilitasi Jembatan Pajarakan dapat tuntas tepat waktu tanpa mengganggu stabilitas arus logistik di kawasan Pantura Jawa Timur. (Andre)

















