Caption; Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memimpin monev proyek jalan 5,6 km, fasilitas pariwisata Ranu Segaran, dan penyaluran bansos di Kecamatan Tiris.
PROBOLINGGO, Fixsnews.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur guna memperkuat konektivitas ekonomi, pendidikan, dan sektor pariwisata di kawasan selatan. Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, turun langsung memimpin Monitoring dan Evaluasi (Monev) proyek infrastruktur sekaligus menyalurkan bantuan sosial di Kecamatan Tiris, Kamis (24/9/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Hengki Cahjo Saputra, serta jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Fokus utama penanganan fisik menyasar perbaikan Ruas Jalan Condong–Segaran sepanjang 5,6 kilometer di Desa Wedusan yang telah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan. Selain itu, Pemkab juga melakukan pavingisasi penunjang objek wisata Air Panas dan kawasan danau (Seven Lakes) dari pertigaan Ranu Segaran sepanjang 558 meter dengan lebar 3,5 meter yang dirancang mampu menopang beban hingga 10–12 ton.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan bahwa penataan infrastruktur di kawasan Tiris dan Krucil sangat vital karena wilayah tersebut merupakan pusat industri kayu sekaligus destinasi wisata unggulan daerah.
“Jalan Condong–Segaran ini sudah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan. Alhamdulillah tahun ini kita perbaiki. Meskipun pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada fisik, infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas agar multiplier effect ekonomi berjalan baik. Saya minta kepala desa, masyarakat, dan pengusaha kayu ikut menjaga jalan dari muatan berlebih,” tegas Bupati Haris.
Selain akses jalan, Monev terpadu ini juga mencakup pembangunan drainase di Dusun Curah Pakis dan Dusun Jebun (Desa Jangkang) guna menjaga ketahanan fisik jalan dari genangan air. Penanganan infrastruktur ini memadukan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Di sela-sela peninjauan, rombongan Bupati meninjau pemanfaatan tandon air minum di Desa Andungsari, memasang stiker penetapan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Jangkang, serta menyerahkan paket sembako dari Baznas, BPBD, dan Dinsos bagi kaum dhuafa serta anak yatim di Desa Racek. (Andre)

















