Caption; Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merotasi 19 Kapolda dan pejabat utama Mabes Polri. Brigjen Pol Adex Yudiswan resmi menjabat Wakapolda Metro Jaya.
JAKARTA, Fixsnews.co.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merotasi 19 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri dalam pergeseran jabatan perdana usai resmi memimpin Korps Bhayangkara.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, sehari setelah Jenderal Suyudi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 1 Oktober 2026.
Sebelum menjabat pimpinan tertinggi Polri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025.
Dalam pergeseran ini, posisi Kapolda Metro Jaya kini dijabat oleh Irjen Pol Dadang Hartanto menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri yang mendapat penugasan baru sebagai Irwasum Polri.
Sementara itu, posisi Wakapolda Metro Jaya yang sebelumnya dijabat Irjen Dekananto Eko Purwono kini diisi oleh Brigjen Pol Dr. Adex Yudiswan, S.H., S.I.K., M.Si. yang sebelumnya menjabat Dirtipidsiber Bareskrim Polri.
Untuk wilayah Jawa Barat, Irjen Pol Hengki ditunjuk sebagai Kapolda Jabar menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto. Posisi Kapolda Banten yang ditinggalkan Hengki kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Hendra Kurniawan.
Di Jawa Tengah, Brigjen Pol Roy Hadi Siahaan menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Sedangkan jabatan Kapolda Jawa Timur kini diisi Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.
Rotasi juga menyasar wilayah lain, di antaranya Brigjen Pol Pasma Royce sebagai Kapolda Bali, Irjen Pol Jawari sebagai Kapolda Sumatera Barat, serta Brigjen Pol Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumatera Utara.
Di Sumatera Selatan, posisi Kapolda kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Ronny Samtana yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sumsel. Adapun Kapolda Jambi berganti dari Irjen Pol Krisno H. Siregar kepada Irjen Pol Widodo.
Pergantian juga berlaku untuk Kapolda Kepri, Riau, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, serta tiga posisi Wakapolda di Jawa Barat, Kalimantan Tengah, dan Jakarta.
Selain tingkat kewilayahan, pergeseran menyasar posisi strategis di Mabes Polri, seperti Kabareskrim, Kabaintelkam, Kabaharkam, hingga Irwasum Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri,” ujar Johnny dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/10/2026).
Johnny menambahkan, rotasi ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bentuk pembinaan karier personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian ke depan. (Ben)

















