Bupati Gus Haris dan Wabup Fahmi Kunjungi Keluarga Korban Anak Hanyut di Paiton, Operasi SAR Terus Digencarkan

oleh

Caption: Bupati Probolinggo Gus Haris dan Wabup Fahmi kunjungi keluarga korban anak hanyut di Paiton. Satu korban meninggal, satu masih dicari tim SAR gabungan dari Banyuwangi, Jember, dan TNI AL.

Probolinggo, Jatim | Fixsnews.co.id – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris (Gus Haris) bersama Wakil Bupati Fahmi AHZ turun langsung ke rumah keluarga korban anak hanyut di Dusun Kalianyar 3, Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, Minggu (22/2/2026). Satu anak ditemukan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Kunjungan ini dilakukan di tengah suasana duka mendalam yang menyelimuti keluarga korban akibat musibah saat cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Probolinggo.

Dua korban diketahui bernama:

Aurora Nafisa Firdausi (9), warga Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Aura Firza Farzana (10), warga Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, hingga kini masih dalam proses pencarian.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Fahmi memimpin pembacaan tahlil untuk mendoakan korban. Bantuan logistik dari Baznas Kabupaten Probolinggo juga diserahkan kepada keluarga guna meringankan beban mereka.

Bupati Gus Haris menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Operasi pencarian dilakukan secara masif dengan melibatkan personel gabungan.

“Teman-teman BPBD dan Tim SAR dibantu daerah tetangga seperti Banyuwangi dan Jember, bahkan dari Angkatan Laut ikut membantu melakukan pencarian. Kami tidak akan berhenti hingga korban ditemukan,” tegasnya.

Wilayah Kabupaten Probolinggo yang memiliki luas hampir 1.700 km² dengan kontur geografis ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan bencana.

Bupati juga menginstruksikan langkah cepat kepada dinas teknis, antara lain:

Normalisasi sungai oleh Dinas PUPR dan BPBD untuk mengantisipasi lonjakan debit air.

Memastikan seluruh personel dan peralatan siaga bencana dalam kondisi standby.

Ia turut mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat musim hujan.

“Kami mohon kepada segenap orang tua untuk tidak membiarkan putra-putrinya bermain di sekitar sungai. Kita tidak bisa menghindari bencana sepenuhnya, tetapi kita wajib menghindari risiko agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Kehadiran Gus Haris dan Wabup Fahmi menjadi simbol empati dan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan warga di lapangan.(Dilli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *