Caption:Prajurit Yonif TP 836/BY melaksanakan gotong royong pembersihan Masjid Madinah Pidie Jaya, situs bersejarah peninggalan Teungku Ja Pakeh, Jumat (30/1/2026), sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.
PIDIE JAYA, Fixsnews.co.id – Prajurit Yonif TP 836/BY melaksanakan aksi gotong royong pembersihan Masjid Madinah, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap pelestarian warisan sejarah Islam sekaligus penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Masjid Madinah merupakan situs bersejarah peninggalan Teungku Ja Pakeh, ulama besar Aceh sekaligus penasihat perang Sultan Iskandar Muda pada abad ke-17 Masehi.
Puluhan prajurit Yonif TP 836/BY bersama masyarakat setempat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Pembersihan dilakukan menyeluruh, mulai dari ruang utama salat, serambi, tempat wudhu, hingga halaman masjid.
Selain itu, prajurit juga membersihkan saluran drainase di sekitar lingkungan masjid untuk mencegah genangan dan menjaga kebersihan kawasan.
Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan masjid yang bersih, nyaman, dan higienis, terlebih Masjid Madinah dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religi yang kerap dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah.
Aksi gotong royong ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan warga Kabupaten Pidie Jaya dalam semangat kebersamaan.
Yonif TP 836/BY menegaskan pentingnya menjaga Masjid Madinah sebagai simbol sejarah perjuangan dan syiar Islam di Aceh.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga bangunan bersejarah sebagai warisan budaya bangsa. Masjid ini adalah identitas sejarah kita yang harus tetap berdiri megah dan bersih,” tulis keterangan resmi Yonif TP 836/BY.
Selain menjalankan tugas pokok pertahanan negara, Yonif TP 836/BY berkomitmen untuk terus hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Aksi bersih-bersih masjid bersejarah ini menjadi agenda rutin sebagai bentuk kepedulian TNI dalam menjaga aset budaya dan keagamaan di wilayah Aceh.
Bagi masyarakat Pidie Jaya, kehadiran prajurit TNI di tengah situs bersejarah tersebut memberikan semangat baru untuk bersama-sama merawat peninggalan masa keemasan Kesultanan Aceh. (Red)


















