Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Rumah Warga Pakusari, BPBD Jember Langsung Turun Tangan

oleh

Caption:BPBD Jember bergerak cepat menangani rumah warga Pakusari yang ambruk akibat hujan deras dan angin kencang. Bantuan darurat langsung disalurkan kepada korban terdampak.

JEMBER, Fixsnews.co.id — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember menyebabkan sebuah rumah warga di Dusun Gempal I RT 01/RW 09, Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari, mengalami kerusakan parah hingga sebagian bangunan ambruk, Selasa (26/05/2026).

Merespons kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan pendataan kerusakan rumah milik Andri Waga.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Bagian rumah yang mengalami kerusakan paling parah berada di area dapur dan ruang santai setelah diterjang cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si., memastikan pihaknya bergerak cepat agar kebutuhan darurat korban dapat segera terpenuhi.

Salah satu anggota TRC BPBD Jember, Faris, mengatakan tim langsung menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan dari warga sekitar.

“Berdasarkan keterangan warga sekitar, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada sore harinya diduga menyebabkan bagian dapur dan ruang santai rumah roboh sekitar pukul 03.00 WIB dini hari,” ujarnya.

Selain melakukan asesmen di lokasi, BPBD Jember juga menyalurkan bantuan darurat berupa terpal untuk penutup sementara bagian atap yang roboh, paket bahan makanan pokok, selimut, hingga perlengkapan kebersihan bagi korban terdampak.

Penanganan cepat yang dilakukan BPBD Jember mendapat perhatian warga karena tim langsung turun tidak lama setelah kejadian dilaporkan.

BPBD juga memastikan laporan kerusakan rumah segera diteruskan ke bidang rehabilitasi dan pimpinan BPBD Kabupaten Jember guna proses tindak lanjut bantuan perbaikan rumah.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Jember.(Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *