Caption: Prabowo dan Narendra Modi sambut peluncuran Indonesia Open Network (ION), infrastruktur digital terbuka untuk menghubungkan UMKM, pasar, dan ekonomi digital Indonesia.
Jakarta,Fixsnews.co.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menyambut peluncuran Indonesia Open Network (ION), sebuah infrastruktur perdagangan digital terbuka yang dirancang untuk menghubungkan pemerintah, pelaku industri, dan mitra teknologi dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang saling terintegrasi.
Melalui ION, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, koperasi, pasar tradisional, hingga pelaku usaha lokal dapat melakukan transaksi lintas aplikasi dan platform tanpa bergantung pada satu ekosistem digital tertentu.
Peluncuran ION menjadi salah satu agenda strategis dalam kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia. Inisiatif ini merupakan implementasi dari Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Pengembangan Digital yang ditandatangani Indonesia dan India pada Januari 2025.
Kerja sama tersebut memperkuat kolaborasi kedua negara dalam pengembangan Digital Public Infrastructure (DPI), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta inovasi digital.
ION Bangun Pasar Digital Terbuka untuk UMKM
Dalam pernyataan bersama kedua pemimpin, Indonesia Open Network yang dikembangkan berdasarkan arsitektur Open Network for Digital Commerce (ONDC) India, menjadi fondasi perdagangan digital yang terbuka dan interoperabel.
Melalui konsep tersebut, pelaku UMKM, petani, koperasi, dan usaha lokal dapat menjangkau pasar lebih luas melalui berbagai aplikasi dan layanan digital.
ION dikembangkan bukan sebagai platform e-commerce baru, melainkan sebagai infrastruktur bersama yang memungkinkan marketplace, penyedia logistik, sistem pembayaran, lembaga keuangan, dan berbagai layanan digital saling terhubung.
Prinsip utama yang diusung adalah “Join Once. Sell Everywhere.”
Dengan pendekatan ini, pelaku usaha cukup melakukan satu kali integrasi untuk dapat berpartisipasi dalam jaringan ekonomi digital yang terus berkembang.
Dorong Transformasi Digital UMKM Indonesia
Indonesia Open Network hadir untuk menjawab sejumlah tantangan yang masih dihadapi UMKM, petani, koperasi, dan pelaku usaha informal.
Beberapa kendala tersebut meliputi fragmentasi marketplace, sistem logistik yang belum terintegrasi, biaya teknologi yang tinggi, keterbatasan akses pembiayaan, serta kesulitan memperoleh pelanggan baru.
Bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ION memperkuat program nasional SAPA UMKM melalui PASAR SAPA.
Program tersebut mengembangkan platform UMKM pemerintah menjadi ekosistem transaksi digital yang lebih luas dengan akses terhadap jaringan pembeli, layanan logistik, pembayaran digital, pembiayaan, asuransi, hingga layanan pendukung usaha lainnya.
Menteri UMKM Republik Indonesia Maman Abdurrahman mengatakan, pembangunan ekosistem digital terbuka bertujuan memastikan seluruh UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk masuk ke ekonomi digital.
“Melalui SAPA UMKM dan Indonesia Open Network, kami membangun ekosistem terbuka yang menghubungkan pelaku usaha dengan pasar, layanan logistik, pembiayaan, layanan publik terintegrasi, hingga layanan berbasis kecerdasan buatan,” ujar Maman.
ION Hyperlokal Hubungkan Desa dan Pasar Tradisional
Selain tingkat nasional, ION juga mengembangkan konsep ION Hyperlokal yang menghubungkan desa, kecamatan, pasar tradisional, koperasi, petani, serta penyedia layanan lokal dalam satu ekosistem ekonomi digital berbasis wilayah.
Model ini memungkinkan transaksi perdagangan, distribusi logistik, dan berbagai layanan ekonomi dipenuhi dari komunitas setempat sekaligus membuka akses menuju pasar nasional.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) turut mendukung pengembangan ekosistem ION dengan mendorong keterlibatan pengembang aplikasi, startup, dan penyedia layanan digital Indonesia.
Indonesia Adaptasi Model Digital India
Pengembangan ION mengacu pada pengalaman India melalui ONDC, namun tetap disesuaikan dengan kebutuhan nasional, karakteristik ekonomi, serta prioritas pembangunan Indonesia.
Managing Director dan CEO ONDC sekaligus Anggota Dewan Penasihat Indonesia Open Network, T Koshy, mengatakan keberhasilan jaringan digital terbuka tidak bergantung pada meniru model negara lain, melainkan menyesuaikan prinsip yang telah terbukti dengan kondisi lokal.
“Indonesia berhasil mengembangkan pendekatan nasionalnya sendiri yang mencerminkan kondisi ekonomi, institusi, dan cita-cita pembangunan nasional,” kata T Koshy.
Kolaborasi Pemerintah, Industri, dan Teknologi
ION dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, serta mitra teknologi.
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendukung pengembangan ION untuk memperluas partisipasi dunia usaha dalam jaringan digital terbuka.
Ketua Umum APINDO sekaligus Ketua Dewan Penasihat Indonesia Open Network, Shinta Kamdani, mengatakan interoperabilitas menjadi kunci perkembangan ekonomi digital Indonesia.
“ION membangun infrastruktur bersama yang menurunkan hambatan inovasi, mengurangi biaya usaha, dan membuka peluang bagi perusahaan dari berbagai skala untuk berkembang dalam perdagangan digital,” ujar Shinta.
Sebagai bagian implementasi ION, SMESCO Indonesia dan PT Chairos International Ventures juga menandatangani Nota Kesepahaman untuk memperluas partisipasi digital UMKM, meningkatkan akses pasar, serta memperkuat inklusi keuangan.
Babak Baru Kemitraan Indonesia-India
Peluncuran Indonesia Open Network menjadi salah satu implementasi nyata kerja sama strategis Indonesia dan India dalam bidang digital.
Inisiatif ini menunjukkan bagaimana kolaborasi antarnegara dapat menghasilkan infrastruktur digital yang memberikan manfaat bagi masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas.
Chief Executive Officer PT Chairos International Ventures, Sachin Gopalan, mengatakan ION bukan hanya platform perdagangan digital, melainkan infrastruktur bersama yang memungkinkan berbagai layanan ekonomi saling terhubung.
“ION bukan sekadar platform e-commerce baru, melainkan infrastruktur digital bersama yang memungkinkan seluruh marketplace, perusahaan logistik, penyedia pembayaran, perbankan, dan aplikasi bisnis saling terhubung,” ujar Sachin.
Menuju Ekonomi Digital Indonesia Emas 2045
Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, Digital Public Infrastructure dinilai menjadi fondasi penting untuk meningkatkan daya saing nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Indonesia Open Network menjadi langkah awal membangun arsitektur baru ekonomi digital Indonesia dengan mengedepankan interoperabilitas, kolaborasi, serta keterbukaan.
Melalui kerja sama Indonesia dan India, ION diharapkan mampu memperluas peluang ekonomi digital, memperkuat kedaulatan digital, serta membuka akses pasar yang lebih besar bagi jutaan pelaku usaha di Indonesia.(Red)

















