Caption:Kelangkaan LPG 3 kg di Jember disorot. Camat Jombang menemukan pangkalan hanya menerima 25–50 tabung per minggu saat sidak distribusi.
JEMBER,Fixsnews.co.id– Kelangkaan LPG 3 kilogram di wilayah Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, langsung direspons pemerintah. Camat Jombang, Faris Jamal, bersama Muspika melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan, Rabu (8/4/2026), setelah menerima keluhan warga.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai aturan serta mencegah penimbunan dan penyaluran yang tidak tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada agen dan pangkalan agar menjual LPG sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan memprioritaskan masyarakat yang berhak.
Namun, hasil di lapangan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan.
Salah satu pangkalan di wilayah perdesaan, Pangkalan Sri Rahayu, diketahui hanya menerima pasokan sekitar 25 hingga 50 tabung LPG per minggu. Jumlah ini dinilai jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.
Temuan ini menguatkan dugaan adanya ketimpangan distribusi LPG di tingkat bawah, bukan semata karena lonjakan permintaan.
Di lokasi berbeda, pemilik Pangkalan MISNATI, Sugeng, menyebut meningkatnya pembelian usai libur Lebaran turut memicu kondisi tersebut.
“Bukan langka, tapi karena warga membeli berlebihan. Kami sampai memberlakukan pembelian dengan menunjukkan KTP agar tepat sasaran,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Camat Jombang Faris Jamal mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan.
Ia menegaskan bahwa panic buying justru dapat memperburuk situasi dan menyebabkan distribusi tidak merata.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Pemerintah menjamin ketersediaan LPG tetap ada dan akan terus berkoordinasi untuk menambah pasokan,” tegasnya.
Meski demikian, pihak kecamatan akan menelusuri lebih lanjut penyebab minimnya distribusi LPG di sejumlah pangkalan.
Koordinasi dengan agen penyalur dan pihak terkait akan terus dilakukan untuk memastikan pasokan berjalan normal.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan haknya atas LPG subsidi. Jangan sampai distribusi tidak merata,” lanjutnya.
Pemerintah bersama Muspika memastikan pengawasan distribusi LPG 3 kilogram akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan di masyarakat.(Sofyan)

















